Pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman pemilik baru Newcastel United. (sumber: getty)

Perjalanan pewaris Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud, untuk memiliki klub Liga Inggris, Newcastle United, sangat terjal dan banyak hambatan.

Beberapa pihak, termasuk Pemerintah Inggris, menjadi penghalang utama Pangeran Salman untuk mengakuisisi The Magpies.

Mungkin hanya tinggal satu persen saja peluang sang pangeran untuk bisa mewujudkan mimpinya memiliki klub Liga Inggris.

Tapi jika memang Pangeran Salman masih berambisi untuk menjalankan bisnis sepak bola dan memiliki sebuah klub sepak bola, masih ada kesempatan.

Tapi Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi ini harus mengalihkan pilihannya ke klub Serie A, dan bukan lagi ke Liga Inggris.

Saat ini, salah satu klub Serie A, AS Roma sedang terancam akan mengalami kebangkrutan, dan hal itu merupaka sebuah kesempatan untuk sang pangeran bisa memiliki sebuah klub besar di Eropa.

Tidak ada salahnya jika Pangeran Salman mencoba untuk mengakuisisi salah satu klub tertua di Italia tersebut. Apalagi reputasi AS Roma dapat dikatakan jauh lebih bagus daripada Newcastle United.

Kabar kebangkrutan AS Roma, sudah menghiasi halaman depan beberapa media olahraga internasional. Gara-gara Pandemi Covid -19, La Magica harus menelan kerugian mencapai Rp2 triliun.

Belum lagi utang AS Roma juga sudah hampir mencapai angka Rp5 triliun. Hanya tinggal menunggu waktu saja untuk menunggu AS Roma benar-benar dinyatakan bangkrut.

Kebangkrutan AS Roma, bisa dimanfaatkan Pangeran Salman untuk bisa menggapai mimpinya. Rasanya memiliki klub tersebut bukanlah hal yang sulit bagi sang pangeran.

Setelah memiliki AS Roma, Pangeran Salman tinggal menggelontorkan dana untuk menambah sahamnya. Hal itu membuat manajemen klub Ibu Kota bisa membangun kembali kejayaan klub tersebut dengan jalan membeli pemain bintang.

Dengan kekayaan yang dimiliki oleh Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi ini, bukan merupakan hal yang sulit untuk bisa mengangkat La Lupa dari kebangkrutan serta keterpurukannya, dan membangun kembali kejayaannya.

Di sisi lain, pihak AS Roma pun dikabarkan sedang berusaha menjalin komunikasi dengan perwakilan Pangeran Salman.

Melansir laman berita The Sun, kabarnya pemilik AS Roma, James Palotta sudah menghubungi pihak sang pangeran untuk bisa menyelamatkan AS Roma.

Jika Pangeran Salman mau memalingkan pandangannya ke Italia, mungkin langkahnya tidak akan seburuk di Inggris, karena masih ada 1001 jalan menuju Roma untuk Sang Pangeran.