Atlet Bulutangkis Legendaris China, Lin Dan. (sumber: nst.my.com)

Memulai karir bulutangkis sejak 2001 dan masih aktif sampai ajang All England 2020 pada 11-12 Maret lalu, Lin Dan mampu meraih banyak prestasi dari ajang BWF super series, kejuaraan dunia, dan olimpiade.

Hal ini membuat pria asal China berusia 36 tahun itu masuk dalam jajaran 100 atlet elit dunia.

Dilansir dari 360badminton, hal ini terbukti dari penghargaan media ternama di Spanyol yakni Marca, yang mencatat Lin Dan sebagai salah satu dari 100 besar atlet paling hebat di dunia dalam sejarah abad ke-21.

Pebulutangkis kidal ini ada di nomor ke-75 dalam penghargaan yang diumumkan Marca baru-baru ini.

Marca merupakan media yang kredibel untuk memberikan penghargaan itu. Sebab mereka menempati posisi surat kabar ke-12 dunia di 2019 dan memiliki sebanyak 2,5 juta pembaca setiap harinya dan ini paling tinggi di Negeri Matador.

Tahun lalu memang sinar Lin Dan sudah mulai meredup di bulutangkis nomor tunggal putra.

Namun pada masa jayanya di 2000-an sampai 2018 lalu, dia banyak memberikan gelar juara di perorangan maupun beregu bersama tim putra China.

Lin Dan juga tercatat meraih dua medali Olimpiade yakni di Beijing pada 2008 dan di London pada 2012.

Suami dari Xie Xingfang ini juga memiliki lima gelar juara World Championships, dua gelar kampiun World Cup dan puluhan prestasi lainnya. Di saat beberapa pesaingnya di 2000-an sudah pensiun, dia masih aktif berkompetisi hingga saat ini.

Namun sayang, kiprahnya sementara terhenti karena pandemi virus corona (Covid-19). Sebab adanya hal itu membuat kompetisi bulutangkis diundur dan beberapa dibatalkan.
Lin Dan dikabarkan juga mengincar penampilan kelimanya di ajang Olimpiade.

Untuk itu, dia kemungkinan masih akan bermain hingga ajang Olimpiade Tokyo yang diundur pada 2021 mendatang.

Saat ini dirinya masih bertengger di peringkat ke-19 dunia nomor tunggal putra versi BWF. Kesempatan dia untuk lolos ke Olimpiade untuk mewujudkan mimpinya itu, juga masih terbuka lebar.