Logo Chelsea.
Kabar transfer Timo Werner ke Chelsea, seakan membuat The Blues semakin memperkokoh status mereka dalam persoalan menikung pemain incaran lawan.
Publik mungkin sudah tidak diherankan dengan kelakuan Chelsea di bursa transfer, karena klub asal London ini kerap kali menyalip klub rival yang sudah lebih dulu mengincar pemain yang bersangkutan.
Dan kepindahan Timo Werner ke Chelsea, merupakan satu bukti tambahan lagi, mengingat striker asal Jerman itu awalnya adalah incaran utama Liverpool.
Tapi, karena Liverpool enggan membayar klausul pelepasan Timo Werner bersama RB Leipzig, Chelsea masuk ke dalam persaingan dan langsung bersedia memenuhi harga yang diminta.
Ini hanya salah satu dari beberapa transfer yang mengharuskan Chelsea untuk menikung saingan mereka, dan berikut ini adalah korban-korbannya:
John Obi Mikel
Siapa yang tidak ingat dengan saga transfer John Obi Mikel, pemain Nigeria yang sebenarnya hampir mendarat ke Manchester United pada bursa transfer 2006.
Namun, Chelsea menggoda sang pemain dengan memerintahkan langsung pemilik klub yakni Roman Abramovich, untuk menyakinkan sang pemain bahwa pindah ke Chelsea akan lebih baik untuknya.
Juan Mata
Korban lain yang menjadi keganasan Chelsea dalam bersaing di bursa transfer adalah Arsenal. Metro mengabarkan bahwa The Gunners awalnya menjadi klub terdepan untuk merekrut Mata.
Pada saat itu, Arsenal baru saja kehilangan Cesc Fabregas dan langsung menargetkan Mata, tapi The Gunners tidak bisa membayar mahar transfer yang besar, situasi yang langsung dimanfaatkan Chelsea.
Willian
Klub Liga Inggris lainnya yang menjadi korban Chelsea adalah Tottenham, hal ini terjadi ketika kedua klub bersaing untuk mendapatkan Willian.
Sejak awal saga transfer ini, Chelsea tidak menunjukkan keseriusan mereka, meski Willian sebenarnya lebih senang pindah ke Stamford Bridge.
Tapi, Willian harus membuat keputusan dan akhirnya sang pemain sempat memilih Tottenham, namun ketika sedang menjalani tes medis, Chelsea datang dan langsung membuat Willian berubah pikiran.
Pedro Rodriguez
Pedro yang namanya bersinar di Barcelona, menjadi incaran utama Manchester United era Louis van Gaal, bahkan sang pemain sudah menyepakati kesepakatan transfer.
Tapi, Chelsea tiba-tiba datang dan menjadi klub pertama yang menembus klausul pelepasan sang pemain, sehingga mantan pemain sayap Barcelona pindah ke Stamford Bridge.
Jorginho
Klub Liga Inggris terakhir adalah Manchester City, tim asuhan Pep Guardiola yang membutuhkan gelandang bertahan menjadikan Jorginho sebagai target utama mereka.
Tapi tawaran bermain di bawah Guardiola tidak menggoda Jorginho, yang lebih memilih pindah ke Chelsea, yang saat itu baru menunjuk Maurizio Sarri sebagai manajer.