Dejan Lovren (John Powell/Liverpool FC via Getty Images).

Mencapai sebuah final gelaran akbar bagi seorang pemain, adalah sebuah hal yang prestisius. Namun semua itu kurang bermakna, jika gagal di partai puncak untuk menyabet gelar juara.

Apalagi, hal itu tejadi secara beruntun di pentas terakbar klub seperti Liga Champions, lalu berlanjut di ajang antar negera seperti Piala Dunia di tahun yang sama.

Dua ajang itu merupakan kejuaraan yang prestisius. Seorang megabintang sepak bola Argentina seperti Lionel Messi saja, selama ini disebut tidak bisa disandingkan dengan Diego Maradona karena belum pernah merasakan gelar juara Piala Dunia.

Meskipun La Pulga memiliki empat gelar liga Champions bersama Barcelona dan belasan gelar kompetisi domestik.

Memang Lionel Messi sempat merasakan final Piala Dunia 2014 bersama Tim Tango. Namun di sana timnya kalah 0-1 dari Jerman oleh gol pemain yang dijuluki Messi dari Jerman yakni, Mario Gotze.

Begitu juga prestisiusnya ajang Liga Champions. Bintang dunia sekelas Zlatan Ibrahimovic, selama ini dianggap belum sukses juga karena tidak pernah mengangkat trofi Liga Champions.

Padahal klub yang dia bela setelah dari Ajax Amsterdam adalah tim papan atas Eropa seperti Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, hingga Paris Saint Germain.

Untuk itu, dua ajang akbar itu sangat diidam-idamkan pesepak bola di dunia. Akan sangat menyakitkan jika sudah mencapai final Liga Champions dan Piala Dunia, tapi tim yang dibela tidak memenangi satu pun gelar dalam semusim.

Apakah ada pemain yang mengalami hal itu? Dilansir dari Indosport.com, berikut lima pemain yang gagal di final Liga Champions dan Piala Dunia secara sekaligus di tahun yang sama :

1. Michael Ballack

Gelandang serang Jerman, Michael Ballack pernah merasakan sedihnya gagal memenangi Liga Champions 2001-2002 bersama Bayer Leverkusen dan Piala Dunia 2002 Korea-Jepang bersama Tim Nasional Jerman.

Bayer Leverkusen ditekuk Real Madrid dengan skor 1-2 di final Liga Champons 2001-2002 yang diselenggarakan di Stadion Hampden Park, Glasgow, 15 Mei 2002. Sementara itu di final Piala Dunia 2002, Michael Ballack tidak bisa tampil di partai puncak karena akumulasi kartu kuning.

Sehingga dia hanya bisa menyaksikan Der Panzer kalah dengan skor 0-2 dari Brasil di Stadion Internasional Yokohama, 30 Juni 2002. Hal itu melengkapi kegagalan Michael Ballack membawa juara Leverkusen di final DFB Pokal dan Bundesliga Jerman di tahun yang sama.

2. Thierry Henry

Empat tahun berselang setelah kesialan menimpa Michael Ballack, kini giliran Thierry Henry yang mendapat nasib yang sama.

Saat masih membela Arsenal di musim 2005-2006, Thierry Henry gagal meraih trofi Liga Champions saat klubnya kalah di final dari Barcelona dengan skor 1-2 di Satdion Stade de France, 17 Mei 2006.

Lalu di bulan berikutnya, bomber Merian London ini gagal meraih juara bersama Timnas Prancis. Les Blues kalah adu penalti dengan skor 3-5 dari Italia di partai final Piala Dunia Jerman 2006 yang digelar di Olimpiastadium Berlin, 9 Juli 2006.

3. Arjen Robben

Siklus kesialan empat tahun ini menimpa Arjen Robben di 2010. Winger Bayern Munchen ini mengalami kegagalan meraih juara Liga Champions di musim 2009-2010, setelah kalah dari Inter Milan di final dengan skor 0-2 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 22 Mei 2010.

Lalu di 11 Juli 2010, lagi-lagi Arjen Roben gagal meraih piala. Kali ini bersama Timnas Belanda yang berhasil melaju hingga final Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Di partai puncak De Oranje dikalahkan Spanyol dengan skor 0-1 Stadion Soccer City, Johannesburg.

4. Mark van Bommel

Sama seperti Arjen Roben, Mark van Bommel adalah gelandang andalan Bayern Munchen dan Timnas Belanda di 2009-2010. Kegagalan yang diderita, terutama di Timnas Belanda tidak bisa ditebusnya sampai dia sudah pensiun saat ini.

5. Dejan Lovren

Terakhir diterima bek yang mengantarkan Liverpool juara Liga Inggris 2019-2020, yakni Dejan Lovren. Meskipun dua tahun ini dia sukses besar dengan meraih Liga Champions 2018-2019 juga, tapi ada momen sial yang diestafetkan oleh Arjen Roben dan Mark van Bommel di 2018 silam.

Dejan Lovren gagal meraih juara Liga Champions bersama Liverpool di musim 2017-2018. Kala itu The Reds dikalahkan Real Madrid dengan skor 1-3 di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, 26 Mei 2018.

Lalu kesialan berlanjut saat Dejan Lovren memperkuat Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018 Rusia. Meskipun berhasil mengantarkan negaranya ke partai puncak, langkah mereka meraih gelar juara dunia dihalangi Prancis. Les Blues memenangi laga dengan skor 4-2 atas Kroasia di final yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow.