Atlet Bulutangkis Legendaris China, Lin Dan. (sumber: nst.my.com)

Bulutangkis adalah salah satu olahraga populer di dunia selain sepak bola. Seiring dengan perkembangan zaman, bulutangkis tidak hanya dimainkan oleh kalangan tertentu, tetapi sudah dimainkan oleh seluruh kalangan.

Bertahun-tahun menjadi olahraga populer, bulutangkis telah menciptakan banyak rekor yang akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk memecahkannya.

Berikut adalah lima rekor bulutangkis yang dianggap sulit dipecahkan dikutip dari situs olahraga newsbytesapp.com:

1. Rekor Medali Olimpiade Gao Ling

Gao Ling menjadi pebulutangkis yang berhasil meraih banyak medali di ajang bergengsi sebesar Olimpiade. Mantan pebulutangkis spesialis ganda tersebut telah memenangkan dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Dua medali emas diraih legenda China ini pada dua edisi Olimpiade berbeda. Pertama di Olimpiade Sydney 2000, dan kedua saat Olimpiade Athena 2004 di sektor ganda campuran.

Medali perak didapatkan Gao Ling di Olimpiade Sydney 2000 ketika bermain di sektor ganda putri. Adapun medali perunggu didapatkannya pada Olimpiade Athena 2004 di sektor ganda putri.

2. Medali Emas Olimpiade Fu Haifeng

Fu Haifeng adalah legenda China yang berhasil meraih medali emas secara berturut-turut pada dua edisi Olimpiade yang berbeda. Itu menjadi hal yang pertama terjadi di sektor ganda putra.

Dia meraih medali emas pertama di Olimpiade London 2012 bersama pasangan ganda putranya Cai Yun. Kemudian Fu Haifeng berhasil mempertahankannya bersama Zhang Nan pada Olimpiade Rio 2016.

3. Gelar Lee Chong Wei

Legenda bulutangkis Malaysia ini menjadi pemain tunggal putra yang berhasil mengoleksi gelar Super Series terbanyak dengan 46 gelar di sepanjang kariernya.

Selain itu, Lee Chong Wei juga pemegang rekor sebagai pemain tunggal putra yang berhasil meraih tiga medali perak berturut-turut di tiga Olimpiade. Itu terjadi di Olimpaide Beijing 2008, Olimpiade London 2012, dan Olimpiade Rio 2016.

4. Grand Slam yang Diraih Lin Dan

Lin Dan menjadi pebulutangkis tunggal putra pertama dan satu-satunya yang mampu menyelesaikan pencapaian gelar Grand Slam di usianya yang ke-28 tahun.

Di usianya yang ke-28 tahun, ia telah meraih medali emas Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Asian Games, Piala Sudirman, Piala Thomas, hingga Kejuaraan Asia.

Legenda tunggal putra China juga menjadi pebulutangkis tunggal putra yang berhasil mempertahankan medali emas berturut-turut di dua edisi Olimpiade yang berbeda.

5. Medali Olimpiade yang Diraih China

Tim Nasional bulutangkis China berhasil menjadi negara peraih medali Olimpiade terbanyak di cabang olahraga ini. China meraih 41 medali sejak edisi Olimpiade Barcelona 1992 hingga Olimpiade Rio 2016.