Shin Tae-yong. (FOTO: Ofisial PSSI)

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendesak PSSI untuk memboyong Timnas Indonesia U-19 berlatih di Korea Selatan.

Salah satu alasannya adalah karena grafik penyebaran virus corona di Indonesia, terus meningkat ketimbang di Korsel yang sudah menurun.

Akan tetapi menurun Shin Tae-yong, ada alasan lain mengapa ia ngotot agar PSSI mau memberangkat skuat Garuda Muda ke Negeri Gingseng untuk TC.

Dirinya mengaku bakal menerapkan program latihan yang berbeda di Korea Selatan, sama seperti dirinya melatih Timnas Korsel pada Piala Dunia 2018 lalu.

“Ketika saya menggelar shuttl e run (lari bolak-balik), saya biasanya dapat 60 hingga 70 pemain (Korea),” ujarnya seperti dilansir dari news.joins.com.

“Tetapi 30 hingga 40 pemain Indonesia menyerah. Saya tidak ingin melatih dengan keras.”

Dirinya mengaku punya formula khusus, untuk membentuk fisik pemain agar kuat, seperti yang dia terapkan pada timnas Korea Selatan.

Hasilnya, di Piala Dunia 2018 lalu Son Heung-min cs ternyata mampu mengimbangi permainan tim-tim Eropa.

“Sebelum Piala Dunia Korea-Jepang 2002, tim nasional Korea melaju setelah melewati proses evaluasi melawan tim yang kuat,” tambahnya.

“Mereka menjaga kondisi fisik, nutrisi makanan, berusaha meningkatkan skill, kinerja melalui program pelatihan dan evaluasi selama 6 minggu.”

Shin Tae-yong yang saat ini sedang berada di Korea Selatan, mengaku sudah jauh hari mengajukan program TC di Korea Selatan.

“Virus corona meledak dan pada 5 Mei, program latihan diserahkan ke PSSI. Mulai 1 Juli, saya ingin mengadakan latihan di Korea Selatan dan negara lainnya,” tutup Shin Tae-yong.