Felipe Melo.

Mantan gelandang Juventus, Felipe Melo, menceritakan tentang sebuah rahasia di karier sepak bolanya.

Dia mengakui bahwa dirinya hampir pernah menjadi bagian dari raksasa Spanyol, Real Madrid. Namun, kata dia, hal itu urung terjadi karena sebuah alasan sentiemntil.

Ia mengungkapkan, dirinya batak menerima pinangan Los Galacticos karena pernah terlibat insiden dengan Arjen Robben.

Saat ini, pemain asal Brasil itu sudah berusia 36 tahun. Kini dirinya sedang menikmati masa-masa terakhirnya sebagai pesepak bola dengan memperkuat klub Brasil, Palmeiras.

Karier Melo berada dalam puncaknya saat ia bermain di klub Italia, yakni Fiorentina dan Juventus.

Meski sempat empat musim membela klub Turki, Galatasaray, ia kembali ke Italia untuk memperkuat Inter Milan.

Dikutip dari Sportsfinding, Jumat (12/06/2020), Melo menceritakan kepada AS, bahwa dirinya sudah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid.

Namun sebuah insiden terjadi pada ajang Piala Dunia 2010 saat ia membela timnas Brasil.
Saat itu, timnas Brasil bertemu dengan Belanda yang diperkuat Robben.

Melo diganjar kartu merah pada pertandingan tersebut karena menginjak kaki Robben yang sebenarnya sudah tidak lagi memperkuat Real Madrid.

“Waktu itu saya sudah sepakat dengan Madrid. Namun momen itu (menginjak kaki Robben) terjadi. Dan itu membuat saya gagal memperkuat Madrid,” ujar Melo.

Meski demikian, Melo tidak menyesali kegagalan itu. Pasalnya, setelah itu ia menjadi pemain Brasil terbaik dalam sepak bola Turki, karena membantu galatasaray menjuarai beberapa trofi.

Ia sempat percaya bahwa dirinya mampu menciptakan sejarah di Los Blancos. Namun, jika ia bermain di Madrid, maka Melo tidak bisa menjadi sosok idola di Galatasaray.

Melo memang sukses bersama Galatasaray. Selama empat musim membela klub Turki itu, ia mencatatkan total 18 gol dari 154 penampilan di semua kompetisi.