Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic. (FOTO: AFP)

Meskipun hanya satu musim saja setim bersama Zlatan Ibrahimovic di Juventus, Giorgio Chiellini mengaku sangat mengagumi sosok penyerang asal Swedia itu sejak musim 2005-2006.

Bek senior Juventus ini juga menyebut Zlatan Ibrahimovic punya andil besar dalam awal kariernya.

Dilansir dari Football Italia, Giorgio Chiellini yang saat itu masih berusia 21 tahun dan baru dipinang Juventus dari AS Roma setelah menuntaskan masa peminjaman di Fiorentina. Chiellini mengaku kehadiran Ibrahimovic di Milan bisa membuatnya mengeluarkan kemampuan terbaik.

Sebab Zlatan Ibrahimovic yang usianya lebih senior tiga tahun dia anggap sebagai mentor untuk mengukur kemampuannya di lapangan.

“Ibra adalah orang yang telah merasuki hatiku. Awalnya kami rekan satu tim saat saya masih muda dan sering mengukur kemampuan diri dengannya,” ungkap Giorgio Chiellini.

Bek Juventus yang kini berusia 35 tahun ini menyebut dirinya selalu menempel ketat Zlatan Ibrahimovic dalam sesi latihan. Dari sana banyak pujian yang disematkan rekan dan pelatih kepadanya karena selalu tampil serius mengawal mantan pemain Ajax Amsterdam itu.

“Dari menerima duel satu lawan satu dengan Ibra dalam latihan, saya merasa terhormat,” lanjut pria yang sudah memenangi scudetto bersama Juventus sebanyak delapan kali itu.

Giorgio Chiellini tidak pernah menyerah jika berhadapan dengan Zlatan Ibrahimovic. Termasuk saat pemain panutannya itu hijrah ke Inter Milan, Barcelona, hingga di AC Milan.

“Saya merasakan percaya diri dan menjadi kuat saat harus melawannya. Dia merupakan pemain yang mampu mengeluarkan performa terbaik saya dan saya sangat kagum padanya,” tandas pemain jebolan akademi Livorno ini.

Dalam lanjutan Coppa Italia mendatang Giorgio Chiellini berpotensi berhadapan dengan Zlatan Ibrahimovic. Sebab leg kedua semifinal Coppa Italia rencana akan mempertemukan Juventus dengan AC Milan pada Sabtu (13/06/20).

Namun Giorgio Chiellini bisa kecewa tidak bisa berhadapan dengan Zlatan Ibrahimovic di pertandingan itu. Sebab bomber berusia 38 tahun itu saat ini sedang menjalani pemulihan cedera dan terancam tak dimainkan.