Striker Madura United, Beto Goncalves di Liga 1 2020. (sumber: Media Madura United)

Striker naturalisasi milik Madura United, Alberto Goncalves masih berharap klubnya bersedia mengubah keputusan mereka terkait keterlibatan tim di Liga 1 2020.

Seperti yang sudah banyak diketahui publik, Madura United menjadi satu-satunya klub Liga 1 2020 yang menolak kompetisi dilanjutkan, sebuah keputusan yang bertentangan dengan klub-klub lain.

Di tengah pandemi virus corona yang sedang menghampiri Indonesia, Madura United sudah berulang kali menegaskan komitmen mereka untuk mendukung kompetisi Liga 1 2020 dihentikan total.

Tapi, keinginan Madura United sepertinya akan gagal terwujud setelah PSSI berencana melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 pada September mendatang, setelah persiapan mereka benar-benar matang.

Terkait sikap Madura United yang berseberangan dengan PSSI dan semua klub peserta Liga 1 2020, Beto berharap Laskar Sape Kerrab masih bersedia mengubah keputusan mereka.

“Semoga mereka punya solusi yang bagus (perihal sikap atas Kelanjutan kompetisi),” kata pemain yang sering disapa Beto, dikutip dari Indosport.com.

“Atau mungkin mereka berubah pikiran dan bisa ikut lanjut kompetisi.”

Wajar saja apabila Beto berharap Madura United mau mengubah sikap mereka, karena tanpa bermain, para pemain tidak akan memiliki pemasukan untuk menghidupi keluarga mereka.

Selain itu, bagi Beto yang sudah berkarier lama di Indonesia, kerinduannya terhadap sepak bola membuatnya sangat ingin kembali merasakan atmosfer persaingan di lapangan hijau.

“Tapi kalau klub tidak mau ikut kompetisi, saya sendiri pastinya sedih,” pungkas striker yang sudah memperkuat lima klub berbeda di Indonesia.

Di usianya yang sudah menginjak 39 tahun, Beto tetap menjadi andalan utama Madura United pada lini depan. Sang striker membuat 18 gol dan 5 assist, dalam 27 laga di Liga 1 2019.

Sedangkan pada musim ini, Beto sudah membuat dua gol dalam tiga laga pertamanya bersama Madura United di Liga 1 2020.