Nabil Husein. (FOTO: Borneo fc.id).

Adanya rencana kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 akan kembali bergulir membuat presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin merasa senang.

Kompetisi sepakbola di Indonesia baik Liga 1 maupun Liga 2 sudah ditunda sejak pertengahan Maret lalu demi mencegahnya penularan virus Corona.

Menurut Nabil, hasil virtual meeting yang dilaksanakan oleh PSSI dengan menghadirkan perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 Indonesia membuat klub jadi lebih terukur dalam mengambil keputusan.

Sebelum virtual meeting yang digelar Selasa (02/06/20) kemarin, klub-klub sepakbola di Indonesia memang sempat kesulitan dalam membuat kebijakan.

“Alhamdulilah, kabarnya akan digulirkan lagi di bulan September atau Oktober mendatang. Seperti apa yang ketua umum PSSI sudah putuskan,” jelas Nabil seperti dinukil dari laman resmi Borneo FC.

Dalam rapat virtual tersebut, PSSI diketahui juga memberikan beberapa keputusan lain, diantaranya adalah terkait wacana untuk menggelar seluruh pertandingan di Pulau Jawa saja.

Kemudian, tak akan ada lagi klub Liga 1 yang terdegradasi di musim ini meski tetap ada dua tim Liga 2 yang akan naik ke Liga . Subsidi ke klub pun telah diputuskan senilai Rp800 juta.

“Borneo sangat mendukung keputusan ini. Harapan saya, dengan dilanjutkannya kompetisi ini, akan menjadi semangat baru lagi,” tegas Nabil.

Sejak adanya penghentian kompetisi, seluruh klub memang tengah mengalami krisis keuangan karena pemasukan dari sektor penjualan tiket pertandingan menurun drastis.

Akibatnya, seluruh pemain harus rela mengalami pemotongan gaji sampai sebesar 70 persen asalkan bisa membuat klub tetap bertahan.