Ligue 1

Klub-klub asal Prancis akan diperbolehkan untuk melakukan aktivitas di bursa transfer mulai hari Senin (8/6/20) mendatang, sebagaimana yang telah dikonfirmasi oleh Liga Sepak Bola Profesional Prancis (FPL).

Musim kompetisi 2019/2020 di Prancis sudah dibatalkan sejak bulan April lalu setelah penangguhan sejak pertengahan Maret karena pandemi virus corona.

Demi merespons krisis, FIFA memberikan izin agar periode bursa transfer musim panas diubah dan untuk kontrak-kontrak yang akan segera kadaluarsa sebelum kompetisi domestik rampung agar diperpanjang.

Bursa transfer di Prancis biasanya dibuka pada tanggal 1 Juli, namun badan pemerintahan memberikan izin kepada klub-klub untuk mulai beraktivitas bertukar pemain.

Namun demikian, transfer itu hanya diperbolehkan untuk dilaksanakan di antara sesama klub asal Prancis yang akan berlaku hingga berakhirnya tahun fiskal pada 30 Juni. Sedangkan untuk bursa transfer internasional masih belum diketahui kapan akan dibuka.

“Dewan Direktur LFP telah memutuskan untuk membuka periode transfer antar klub sepak bola Prancis mulai hari Senin, 8 Juni 2020,” bunyi pernyataan resmi yang dirilis oleh LFP.

“Dewan Direktur berikutnya akan memperbaiki pembuka periode bursa transfer intenasional dan penutupan bursa trnasfer dengan pertimbangan dari keputusan FIFA dan pembicaraan progres dengan liga-liga Eropa lainnya.”

Setelah Belanda dan Belgia memutuskan untuk mengakhiri musim secara prematur pada bulan April, Ligue 1 Prancis mengambil keputusan yang serupa usai Perdana Menteri Edouard Philippe melarang seluruh aktivitas keolahragaan hingga September.

Ligue 1 Prancis diselesaikan secara prematur ketika masih menyisakan 10 pekan lagi, namun Paris Saint-Germain dianugerahi gelar juara, selagi Toulouse, Amiens, dan Nimes divonis turun kasta ke Ligue 2 Prancis.

Keputusan itu dinilai terlalu prematur karena kompetisi-kompetisi sepak bola lain di Eropa, seperti di Jerman, Italia, Inggris, dan Spanyol sudah bisa digelar lagi.