Pelatih Juventus, Maurizio Sarri (sumber: Sports Grid)

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mementahkan klaim yang menyebut adanya pertikaian dengan gelandang Bosnia dan Herzegovina, Miralem Pjanic.

Dilaporkan oleh Daily Mail bahwa konfrontasi terjadi antara Sarri dan Pjanic, yang disinyalir karena sang pelatih mengungkap bahwa sang pemain tak lagi masuk dalam skemanya pada musim depan.

“Pertengkaran dengan Pjanic? Tentu ini berita bohong. Ia adalah pemain yang hampir selalu saya mainkan pada musim 2019-2020 dan saya sangat bergantung padanya,” ujar Sarri.

“Pjanic adalah salah satu dari tiga gelandang yang saya andalkan dalam skema,” imbuh eks pelatih Chelsea ini.

Juventus kini tengah berada di puncak klasemen sementara Liga Italia musim ini dan hanya unggul tipis dari pesaing terdekat, Lazio.

Satu kesalahan saja akan membuat Si Nyonya Tua tergeser dari puncak klasemen dan sedikit tersendat menuju trofi juara.

Persaingan Juventus dan Lazio tak hanya terjadi di posisi klasemen, melainkan juga pada pencetak gol terbanyak.

Penyerang Timnas Italia, Ciro Immobile, masih memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Italia Serie A 2019-2020. Ia mampu mengemas 27 gol hasil dari 26 pertandingan bersama Lazio.

Dengan catatan ini, Immobile mampu membawa Biancocelesti nangkring di peringkat kedua klasemen sementara.

Raihan gol ini enam lebih banyak dari apa yang disarangkan megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, bersama Juventus.

Eks bintang Real Madrid ini hanrus puas berada di peringkat kedua usai hanya mengemas 21 gol dari 26 pertandingan.

Meskipun gagal menjadi raja di kompetisi Serie A Liga Italia, Ronaldo mampu menjadi pencetak gol terbanyak untuk Juventus.

Sementara itu, Pjanic sendiri kini dikabarkan bakal hengkang dari Juventus pada musim panas 2020.

Beberapa klub yang berminat pada eks gelandang AS Roma dan Olympique Lyonnais ini adalah Barcelona dan Chelsea.

Pada musim ini, Pjanic mampu menjadi bagian penting skuat Juventus dengan raihan 22 kali pertandingan, tiga gol, dan empat assist.