Bernd Leno.

Kiper Arsenal asal Jerman, Bernd Leno mendukung kesetaraan ras yang harus ditegakkan pada kehidupan saat ini, terutama setelah peristiwa yang menimpa George Floyd.

George Floyd adalah pria kulit hitam yang tewas di tangan petugas kepolisian Amerika Serikat, peristiwa yang memancing kemarahan semua orang di seluruh dunia.

Ungkapan protes juga dilakukan para klub Liga Inggris, dan Arsenal menjadi salah satu klub yang memberikan dukungan mereka untuk menghapus rasisme di dunia ini.

Leno yang menjadi kiper andalan Arsenal, merasa para pesepak bola dapat memainkan peran penting dalam menyuarakan hal ini, karena banyak dari mereka yang dipandang sebagai idola.

“Kami dikelilingi banyak orang yang mengidolakan kami,” kata Leno dikutip dari Sky Sports.

“Kami harus menunjukkan Arsenal mendukung Anda, tidak peduli apakah Anda berkulit hitam atau putih, atau apa agama Anda,” tambahnya.

“Sangat menyedihkan pada tahun 2020, kami masih mendiskusikan hal-hal ini, tetapi ini adalah kenyataan dan kami harus terus menyuarakan hal ini. Tidak masalah jika Anda berkulit hitam atau putih, kita harus saling menghormati dan semua orang harus memiliki kesempatan yang sama dalam hidup.” bebernya.

Black Lives Matter merupakan suatu gerakan yang sedang digemparkan banyak orang di berbagai media, untuk mendukung kesetaraan ras di seluruh dunia.

Pemain Arsenal mengenakan kaos dengan berbagai pesan sosial terkait Black Lives Matter. Kampanye tersebut mereka tunjukkan sebelum menghadapi Brentford di pertandingan persahabatan.

Sebagai informasi, Liga Inggris baru-baru ini juga mengumumkan bahwa semua nama pemain akan diganti ‘Black Lives Matter’ pada pertandingan pertama ketika musim 2019/20 dilanjutkan.

Logo Black Lives Matter juga akan terpampang pada jersey semua pemain hingga musim ini selesai, hal ini merupakan bentuk dukung penuh Liga Inggris dalam memerangi rasisme.