Christian Eriksen. (FOTO: Getty Images)

Christian Eriksen mengatakan keputusannya untuk meninggalkan Tottenham Hotspur dan hijrah ke Inter Milan pada bulan Januari lalu sangat  tepat.

Pemain asal Denmark ini baru saja membuat assist dan membantu rekan satu timnya, Romelu Lukaku mencetak gol pada Senin (22/06/20) saat timnya menaklukan Sampdoria dengan skor 2-1.

Eriksen juga mencetak gol ketika timnya bertemu Napoli di semi-fina Coppa Italia, dan perlahan-lahan mulai membuktikan diri sangat cocok dibawah asuhan Antonio Conte.

Setelah sempat tersisih di Spurs, Eriksen meyakini keputusannya untuk bergabung ke Nerazurri sudah sangat tepat karena performanya kini mengalami peningkatan.

“Segalanya menjadi lebih baik, saya pikir itu adalah keputusan yang tepat untuk datang ke sini,” kata Eriksen seperti dikutip dari laman resmi Inter.

“Saya disambut sangat baik dengan diberi banyak kehangatan dari para penggemar dan rekan satu tim. Saya bangga berada di sini dan fakta bahwa Inter juga menginginkan saya,” tandasnya.

Namun Eriksen mengaku masih merasa kecewa karena tidak bisa merasakan atmosfer dukungan oleh para penggemar di stadion karena ketiadaan penonton akibat pandemi virus Corona.

Eriksen awalnya dikritik setelah beberapa penampilan perdananya bagi tim. Bahkan beberapa pihak menilai dirinya akan menjadi masalah bagi Conte.

Namun pemain berusia 28 tahun ini mengakui bahwa dia belum melakukan yang terbaik dan akan berusaha membuat perbedaan di Inter.

“Saya merasa kalian belum melihat Eriksen yang sebenarnya. Saya bisa berkembang lebih jauh dan mencetak lebih banyak gol. Saya pernah melakukannya dalam laga melawan Napoli tetapi itu tidak membantu tim.” Tambah Eriksen.