FIFA

PSSI selalu berkoordinasi dengan FIFA agar Piala Dunia U-20 yang bakal digelar pada 2021 mendatang, bisa berjalan lancar dan sukses.

Indonesia bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Sehingga Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) terus memantau segala persiapannya. FIFA juga mewajibkan PSSI untuk selalu memberikan laporan perkembagan secara berkala.

Berapa hari lalu, PSSI kembali menggelar rapat virtual dengan Men’s Tournament Manager FIFA, Christian Schmolzer dan Head of Youth Tournament FIFA Roberto Grassi.

“Rapat tersebut adalah rapat rutin, untuk menyampaikan berbagai perkembangan dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021,” ujar Wakil Sekjen PSSI, Maaike Ira Puspita dikutip dari laman resmi PSSI.

Sebagai tuan rumah, PSSI wajib memberikan laporan secara berkala, mulai H Minus 16 Bulan, H Minus 14 Bulan, H Minus 12 Bulan, dan kewajiban lapor akan semakin intens mendekati pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021.

Dalam rapat tersebut, PSSI memberikan laporan persiapan dalam beberapa hal, seperti sponsor, travel, logistik, keamanan dan pengamanan, keuangan dan juga administrasi.

“Kami pun juga memaparkan laporan terkait competitions, project management, marketing, referee, legal, communications and media relations, operations, broadcasting media and communications, dan masih banyak lagi,” papar Ira.

Dalam rapat itu, FIFA juga meminta agar PSSI segera mengirimkan rencana anggaran kegiatan secepatnya. FIFA juga mengapresiasi kerja keras PSSI mempersiapkan penyelenggaraan event tersebut.

Setelah menggelar rapat virtual dengan FIFA, Ketum PSSI Mochamad Iriawan langsung melaporkan hasil rapat ke Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

Sebagai informasi, tidak ada perubahan jadwal Piala Dunia U-20 2021, yaitu 20 Mei hingga 12 Juni 2021 mendatang.