Seto Nurdiantoro. (FOTO: Tribun Jogja)

Mantan penyerang Timnas Indonesia, Seto Nurdiyantoro, percaya Timnas Indonesia U-19 dan U-16 mampu tampil apik di Piala Asia 2020, kendati tergabung dalam grup sulit.

Seperti diketahui, tim garuda muda, berada di grup D Piala Asia U-16, bersama Jepang, China, dan Arab Saudi, sementara Timnas U-19 tergabung bersama Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.

Dilansir dari Indosport pada Minggu (21/6/20), Seto, yang kini melatih PSIM Yogyakarta ini ingin masyarakat tak meremehkan Timnas Indonesia usia muda yang tampil di kompetisi level asia ini.

“Saya kira mesti diberi keyakinan jika pemain nanti mampu berprestasi, jangan meremehkan dulu,” ujarnya.

Seto kemudian menceritakan bahwa dirinya sempat merasakan kesulitan ketika berkompetisi di Piala Asia 2000.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut kala itu berlaga di Lebanon dan bertemu beberapa tim dari timur tengah dan Asia Timur, seperti China, Kuwait, dan Korea Selatan.

“Kalau secara permainan memang banyak perbedaan, Asia Timur kerap bermain cepat, sementara tim Timur Tengah lebih mengandalkan postur tubuh yang tinggi,” imbuh Seto.

“Tapi saya rasa tim pelatih sudah punya peta kekuatan lawan, yang penting para pemain mesti diberikan keyakinan supaya bisa bersaing kala turun berkompetisi di Piala Asia nanti,” tutur eks pemain PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta tersebut.

Piala Asia U-19 akan dihelat pada 14 hingga 31 Oktober nanti, sementara Piala Asia U-16 bakal berlangsung di Bahrain, 25 November sampai 12 Desember 2020 mendatang.

Jelang dua ajang tersebut, Timnas Indonesia kini justru diterpa kabar keretakan antara Shin Tae-Yong selaku pelatih Timnas Indonesia dengan Federasi sepak bola Indonesia, PSSI.

Arsitek tim berusia 51 tahun itu dikabarkan bertikai dengan induk sepak bola Indonesia karena pernyataannya yang ditulis oleh media Korea Selatan.

Konflik antara Shin Tae-Yong dengan PSSI dimulai kala sang pelatih ingin membawa skuat Garuda ke negaranya, Korea Selatan untuk menjalani pemusatan latihan di tengah pandemi virus corona.