Hendra Setiawan. (FOTO: Idntimes.com).

Pebulutangkis ganda putra India, Chirag Shetty mengakui bahwa legenda ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan merupakan pemain yang paling cerdas.

Chirag Shetty berduet dengan Hendra Setiawan saat turnamen Premier Badminton League (PBL) yang berlangsung pada awal tahun 2020.

Bersama dengan Hendra, Chirag Shetty tergabung dengan klub Pune7Aces yang dilatih oleh legenda bulutangkis Denmark, Mathias Boe pada ajang PBL 2020.

Ternyata, duetnya bersama Hendra Setiawan cukup sukses di PBL 2020. Namun klub Pune7Aces harus terhenti langkahnya setelah kalah dari Bengaluru Raptors dengan skor 3-4.

Memasuki tahun keduanya membela Pune7Aces, Chirag Shetty belum berhasil membawa klub yang dimiliki oleh Taapsee tersebut memenangkan gelar Premier Badminton League.

Namun ia tetap mengaku bersyukur karena bisa berduet dengan pemain sekaliber Hendra Setiawan.

“Tahun ini, saya mendapat kesempatan untuk bermain ganda putra dengan idola saya, pemain hebat Indonesia, Hendra Setiawan,”¬†ujar Chirag Shetty dilansir Thebridge.

“Dia adalah juara Olimpiade, pria paling pintar di lapangan dan yang telah memenangkan hampir semua hal yang ada di bulutangkis.”

Chirag Shetty mengakui, bermain bersama dengan pemain-pemain bulutangkis hebat dunia telah memberikan banyak efek ke grafik permainannya di lapangan.

Menurutnya, ada banyak pengalaman hebat di PBL di mana dirinya mendapat kesempatan untuk bermain dengan atlet yang memiliki catatan karier yang luar biasa.

“Saya telah belajar banyak dari mereka, dan itu telah membantu saya meningkatkan permainan saya di tingkat internasional.”

“Setiap tahun, setelah PBL, grafik dan peringkat saya semakin tinggi, yang merupakan kesaksian besar tentang betapa pentingnya liga seperti itu bagi para atlet,” pungkasnya.

Bersama dengan Satwiksairaj Rankireddy, Chirag Shetty kini sukses berada di peringkat 10 besar dunia.

Mereka juga berpeluang besar untuk bermain di Olimpiade Tokyo 2020 pada 2021 mendatang.

Tahun 2019 lalu, pasangan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy sukses meraih gelar di Thailand Open usai mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen.

Selain itu, ganda putra India ini menjadi runner-up di French Open setelah kalah dari pasangan andalan Indonesia Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.