Pemain Persija Jakarta, Ryuji Utomo,

Pemain belakang Persija Jakarta, Ryuji Utomo mangakui dirinya memiliki resep rahasia agar tetap fit usai menjalani aktivitas olahraga yang tinggi. Resep tersebut adalah ia sering mengonsumsi air putih.

Dikutip dari laman Persija, Jumat (12/06/2020), meskipun tim sedang diliburkan karena adanya pandemi COVID-19, aktivitas latihan mantan bek Arema ini tidak berhenti.

Ia selalu meluangkan waktunya untuk latihan agar kondisi fisiknya tetap terjaga. Ia mengatakan, setelah berolahraga tentu membutuhkan recovery yang bagus.

Ryuji menuturkan, air putih tetap merupakan minuman yang paling baik untuk dikonsumsi saat berolahraga maupun setelah selesai.

“Bukan suplemen, saya hanya minum air putih yang banyak. Karena yang butuh recovery tidak hanya otot, apapun di dalam tubuh kamu juga butuh termasuk juga otak. Dan air putih sangat baik dalam berperan recovery keduanya,” ujar Ryuji.

Air putih tentunya bagus untuk kebutuhan cairan tubuh saat olahraga. Bahkan air putih juga memberikan beberapa manfaat.

Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh seperti pelumasan sendi dan otot, pemenuhan kebutuhan cairan otak, kemampuan mengatur suhu tubuh, hingga distribusi nutrisi yang lancar.

“Saya selalu mengonsumsi air putih setiap harinya. Bahkan kalau di rumah, segalon air putih biasanya bisa habis dalam waktu satu setengah hari sampai dua hari,” tambahnya.

Ryuji memang dikenal sebagai pemain yang selalu memperhatikan kondisi kebugarannya. Pandemi COVID-19 tidak menghalangi pemain berusia 24 tahun ini untuk terus berolahraga.

Ryuji memanfaatkan segala medan di rumahnya mulai dari dalam rumah hingga taman lapang untuk sekadar mengeluarkan keringat.

Dalam menjaga kebugaran fisik menurutnya, yang harus diutamakan adalah mental, disiplin dan fokus.

Selain itu, kata dia, harus disiplin di segala aspek terutama di pola makan. Asupan nutrisi itu penting, dan yang tak kalah penting adalah dan istirahat yang cukup.

Ia menambahkan, olahraga juga harus dilakukan sesuai dengan yang disukai dan sesuai dengan kebutuhan.

Menurutnya, jangan paksakan olahraga yang terlalu berat, karena yang terpenting adalah konsistensi.