Hendra Setiawan. (FOTO: Idntimes.com).

Sebuah media asing di Amerika Serikat, menyebut jika pensiunnya pebulutangkis Indonesia, Hendra Setiawan akan menjadi hari yang paling menyedihkan,

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, memang sudah berusia 35 tahun, tapi kiprahnya di bulutangkis belum juga pudar.

Ketika masih berpasangan dengan Markis Kido, mereka berhasil meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Mereka berhasil melanjutkan tradisi emas Indonesia di pesta olahraga Olimpiade.

Dan dengan pasangannya saat ini, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan masih tampil menawan dalam setiap laga dan berhasil menyumbangkan berbagai gelar.

Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan memang kurang gemilang di level Super Series, tapi sukses di beberapa event besar.

Bahkan di Kejuaraan Dunia, mereka berhasil menjadi Juara Dunia tiga kali. Mereka juga berhasil meraih medali emas di Asian Games.

Pada 2019 lalu, mereka juga berhasil meraih tiga gelar sekaligus yaitu All England, Kejuaraan Dunia dan BWF World Tour Finals.

Pasangan ganda putra tersebut, sudah digadang-gadang bakal meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 yang bakal digelar pertengahan 2021 mendatang.

Perjalanan karier Hendra Setiawan memang tidak semulus harapannya, tapi dia berhasil membuktikan jika dirinya masih belum selesai di dunia bulutangkis.

Hal itu membuat media bulutangkis ternama asal Amerika Serikat, Badminton Sites, tidak sungkan memberikan gelar kehormatan bagi Hendra Setiawan.

Media tersebut menilai Hendra Setiawan sukses menjadi pasangan peringkat satu dunia dengan dua rekan duet berbeda.

Walaupun usianya sudah 35 tahun, Hendra Setiawan menyatakan belum akan gantung raket dalam waktu dekat ini.

Dan media asal Amerika Serikat menyebut, ketika Hendra Setiawan memutuskan untuk pensiun, akan menjadi hari yang paling menyedihkan.