Odion Ighalo di laga Derby County vs Man United. (FOTO; Getty Images)

Penyerang Manchester United, Odion Ighalo, mengungkap bahwa dirinya bakal keluar lapangan jika ada ejekan rasialis kala tampil bersama klub.

Ia kini tengah menikmati masa pinjamannya di Stadion Old Trafford dari klub Liga Super China, Shanghai Shenhua, sejak Januari 2020.

Ighalo mengungkap bahwa dirinya juga sempat mengalami ejekan bernada rasis yang dialamatkan oleh pemain lawan kala berlaga di Negeri Tirai Bambu.

Hal ini telah dilaporkan kepada induk sepak bola China. Namun demikian, kabarnya tak ada tindakan apapun yang diambil usai Ighalo menyatakan kasus ini berakhir damai.

Kendati demikian, dilansir dari Daily Mail, Igjhalo berujar bahwa dirinya tak akan mau bermain jika kasus rasisme kembali menimpanya.

“Jika kasus serupa terjadi pada saya, saya akan melaporkannya kepada wasit dan melihat apa yang terjadi, tetapi jika wasit tak mengambil tindakan soal itu, saya akan keluar dari lapangan, karena tak ingin tindakan rasisme terjadi pada para pemain di dunia,” ungkap Ighalo.

“Dalam satu pertandingan di China saya menyebut beberapa nama dan setelah pertandingan saya tak menjabat tangan mereka, hanya untuk mencegah isu tersebut tak semakin berkembang.”

“Tetapi saya tetap tak ingin isu rasisme terjadi di China,” imbuh eks penyerang Watford dan Granada ini.

Ighalo dikabarkan juga ikut dalam gerakan Black Lives Matter yang muncul usai kematian seorang warga Amerika Serikat, George Floyd, yang kabarnya dibunuh oleh seorang Polisi.

Penyerang Timnas Nigeria ini berujar bahwa butuh waktu untuk memulihkan keadaan, seraya tak ingin kasus rasisme berlanjut.

“Tak ada orang yang senang dengan rasisme, kita semua manusia, meskipun punya warna kulit berbeda tetapi kita semua sama hidup di dunia yang sama. Saya tak pernah setuju soal rasisme,” ungkap Ighalo.

“Kita semua mesti mulai dari generasi yang lebih muda, mendidik mereka dan berujar bahwa semua manusia itu sama,” imbuhnya.