Harry Kane. (FOTO: Getty Images)

Legenda Arsenal, Paul Merson baru-baru ini mengungkapkan kritik terkait penampilan Harry Kane yang kurang moncer di bawah asuhan Jose Mourinho.

Dilansir dari Sky Sports, sebelumnya Paul Merson menyebut striker yang baru saja sembuh dari cedera itu gagal mencetak gol saat menjamu Man United, Sabtu (20/06).

Padahal pemain berusia 26 tahun itu bermain penuh selama 90 menit.

Tercatat bersama  Jose Mourinho, Harry Kane mencetak lima gol dalam sepuluh pertandingan di Liga Inggris.

Adapun saat bersama pelatih sebelumnya yakni Mauricio Pochettino, penyerang Tim Nasional Inggris itu  mencetak enam gol dalam sebelum pertandingan.

Jumlah yang hampir bisa dikatakan sama saja produktifitas Harry Kane, hanya sejak awal tahun lalu dia mengalami cedera.

Data yang ada, membuat Jose Mourinho bisa membalikkan perkataan mantan gelandang serang The Gunners di musim 1985-1997 itu.

Data itu juga membuktikan Harry Kane bisa produktif saat fit dengan skema yang diterapkan mantan pelatih Real Madrid itu.

Seperti diketahui, Jose Mourinho beberapa tahun terakhir kerap mempraktikan skema pertahanan gerendel dan mengoptimalkan pressing dan serangan balik.

”Striker-striker yang saya asuh selama ini tidak begitu  buruk dan bisa mencetak banyak gol. Saya pernah punya satu pemain bernama Drogba.”

“Dia bermain untuk saya empat musim dan mencetak 186 gol. Sehingga rata-ratanya 46 gol per musim,” kata Jose Mourinho saat melakukan konferensi pers.

Bahkan, selama ini penyerang yang dia asuh adalah para pemain keas dunia. Selain Didier Drogba ada Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Diego Milito, hingga Zlatan Ibrahimovic.

Semua tidak diragukan lagi kapasitasnya dalam membobol jala gawang lawan.

“Jadi Paul, saya sangat menghormatimu. Saya rasa Harry Kane tidak akan punya masalah untuk mencetak gol di tim. Terutama saat dia sehat, bugar, dan rutin bermain lagi,” tegas Jose Mourinho.