Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp (sumber: REUTERS)

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, berharap pendukung timnya tidak merayakan selebrasi berlebihan atas gelar juara Liga Primer Inggris yang baru mereka dapatkan.

The Reds memastikan gelar juara pada Jumat (26/06/20) dini hari WIB usai Chelsea menumbangkan Manchester City dengan skor tipis 2-1.

Gelar kali ini memang terasa sangat spesial karena akhirnya mereka berhasil mengakhiri puasa gelar domestik dalam 30 tahun terakhir.

Para fans sendiri terlihat merayakan kemenangan tim kesayangannya di Anfield serta melakukan selebrasi di tepi pantai. Padahal sudah ada larangan berkumpul demi mencegah penyebaran virus Corona.

“Ketika waktunya tepat, kami akan merayakannya,” kata Klopp kepada para penggemar seperti dikutip dari Liverpool Echo.

“Tapi untuk sekarang, tolong tinggal di rumah sebanyak mungkin,” pungkasnya. “Ini bukan waktunya untuk berada di pusat kota dalam kerumunan atau untuk pergi dekat lapangan sepakbola.”

Pada Jumat malam, Merseyside Police mengeluarkan perintah pembubaran ketika para fans terlihat berkumpul di pusat kota Liverpool tepatnya di area Pier Hard.

Sayangnya, karena selebrasi berlebihan salah satu gedung yang berlokasi di area tersebut, Liver Building, harus terbakar akibat terkena kembang api.

Klopp mengatakan dirinta tak menyukai apa yang terjadi di Pier Head. Terlebih pandemi virus Corona masih mengancam dan telah membuat lebih dari 1.500 orang tewas di Liverpool sejak Maret.

“Kita semua telah melakukan banyak hal untuk melawan COVID-19 dan upaya ini tidak bisa sia-sia,” tegas Klopp. “Rayakanlah dengan cara yang aman dan di lingkungan pribadi, di mana kita tidak berisiko menyebarkan penyakit ini ke orang lain.”