Wesley Sneijder, mantan pemain Inter Milan (Sumber: AS).

Eks pemain Timnas Belanda, Wesley Sneijder, mengungkap gaya hidup rock n roll yang menghancurkan kariernya bersama Real Madrid.

Kala itu, Ia bergabung ke tim berjuluk Los Blancos kala masih berusia 23 tahun dengan biaya 18.3 juta pound (sekitar 321 miliar rupiah) dan tengah digadang-gadang sebagai salah satu pemain muda terbaik Eropa.

Kendati menyandang predikat tersebut, Sneijder justru gagal menampilkan performa terbaik untuk Real Madrid, menyusul kegagalannya beradaptasi dengan gaya hidup di Madrid.

Hal itu kemudian menyebabkan kariernya hancur dan dua kali gagal berumah tangga.

Sneijder kemudian mengungkap hal ini secara gamblang dalam buku autobiografinya, dilansir dari Daily Mail.

“Saya tak pernah mengira bahwa hengkang ke Real Madrid kemudian membuat saya terlalu akrab dengan kehidupan malam di sana,” ujar eks pemain Inter Milan ini.

“Saya terlalu masuk ke dalamnya, saya saat itu masih muda dan gaya hidup jetset dan rock and roll ketika menjadi bintang Madrid tidak bisa saya bending.”

“Meskipun saya tidak mengonsumsi narkoba, saya sering mabuk, berkeliling di jalan-jalan Madrid dan menghabiskan ribuan Euro untuk membeli minuman di hampir semua tempat,” imbuh Sneijder.

Ia kemudian bercerita lebih lanjut bahwa tak ada orang yang mampu membendungnya karena semua orang memperlakukannya seperti bintang, salah satunya adalah kapten kedua Madrid, Guti Henandez.

Kesukaannya dengan minuman keras juga membuat istri pertamanya, Ramona Streekstra kemudian mengguat cerai, begitupun dengan pernikahan keduanya yang gagal karena hal yang serupa.

Kendati demikian, beberapa pemain, seperti Ruud van Nistelrooy dan Arjen Robben kerap kali mengingatkannya untuk selalu disiplin.

“Poin lain yang ada kepada saya, rekan-rekan di Timnas Belanda selalu mengingatkan saya untuk menjaga kedisiplinan dalam bermain, saya harus melakukannya,” imbuh Sneijder.

Seusai memenangi gelar Liga Spanyol di musim perdana bersama Madrid, ia kemudian dijual ke Inter Milan, tempat di mana ia kemudian bergelimang gelar.

Sneijder mampu memenangi gelar Liga Italia, Liga Champions, dan Coppa Italia.