LeBron James.

Bintang klub basket LA Lakers, LeBron James, bercerita tentang jalan karirnya, dan mengaku sudah mendapatkan tekanan serta tanggungjawab berat sejak masuk ke NBA di usianya yang masih 18 tahun.

Berawal dari sebuah klub yang selalu mengalami kekalahan dan terpaksa rutin menduduki juru kunci di akhir klasemen, yaitu Cleveland Cavaliers.

Hal itu membuat Cleveland Cavaliers selalu melewati undian untuk mendapatkan pemain baru. Dan pada musim 2002/03, tim tersebut mendapat undian pertama untuk mengambil pemain baru dalam NBA Draft.

Cleveland Cavaliers akhirnya memilih pemain basket dari tim SMA, yaitu LeBron James, yang masih berusia 18 tahun waktu itu.

Begitu masuk ke Cleveland Cavaliers, LeBron langsung digadang-gadang akan menjadi pemain hebat dan bakal menyelamatkan timnya.

Harapan Cleveland Cavaliers dan para pendukungnya bukan tidak berdasar, tapi mereka melihat kemampuannya yang mumpuni meskipun masih berusia muda.

Mereka melihat LeBron sudah menunjukan bakatnya sejak duduk di bangku SMA, bahkan setiap pertandingan yang dilakoni pemain asal Ohio, Amerika Serikat ini, selalu ditayangkan di televisi lokal.

Bahkan wajah pemain kelahiran tahun 1982 ini sering muncul di beberapa majalah olahraga, dan selalu menjadi pembicaraan para analis NBA.

“Sulit rasanya menjadi remaja sekaligus pemain pilihan pertama di draft serta tim yang memiliki harapan besar pada saya,” ungkap LeBron dikutip dari MLB Network.

Tapi harapan Cleveland Cavaliers dan para pendukungnya akhirnya mulai terlihat menjadi kenyataan setelah satu tahun kemudian, tepatnya pada musim 2003/04, LeBron menjadi pemain yang sangat dominan.

Di musim itu juga, LeBron James berhasil meraih penghargaan NBA Rookie of The Years. Hingga sang pemain mendapat julukan ‘King James’ dari para pendukung Cleveland Cavaliers.

Harapan Cleveland Cavaliers dan para pendukungnya semaki besar, setelah King James berhasil meningkatkan produktivitasnya, baik meraih angka, rebounds atau pun assist dalam setiap pertandingan.

King James bergabung dengan Cleveland Cavaliers selama tujuh tahun, dari 2003 hingga 2010.

Kemudian sempat pindah ke Miami Heat selama empat tahun, dan kembali lagi ke Cleveland pada 2014 hingga 2018.

Saat ini LeBron yang sudah berusia 35 tahun masih bisa menunjukan penampilan yang impresif dan bergabung dengan LA Lakers.

Selama karirnya LeBron berhasil meraih beberapa gelar, seperti tiga kali Juara NBA, tiga kali NBA Finals MVP dan dua kali NBA All-Star Game MVP.

Kemudian LeBron juga berhasil meraih empat kali NBA Most Valuable Player, 12 kali NBA All-Star, 10 kali All-NBA First Team, dan lima kali NBA All-Defensive First Team.

Selain itu, pebasket 35 tahun ini juga pernah meraih NBA All-Defensive Second Team, NBA Scoring Champion 2008, dua kali All-NBA Second Team, NBA Rookie of the Year 2004, dan NBA All-Rookie First Team 2004.

LeBron James juga tercatat sebagai pemain pertama sejak Oscar Robertson, yang berada di top 20 dalam pimpinan point dan assist sepanjang masa.