Logo AFC.

Konfederasi sepakbola Asia (AFC), merencanakan untuk menyelenggarakan sisa pertandingan fase grup Piala AFC 2020 di satu negara  saja, yang tentunya aman dari pandemi virus Corona.

Hal tersebut diputuskan AFC agar target penyelesaina kompetisi tahun ini terwujud serta demi keamanan semua pihak yang terlibat.

Hal tesebut disampaikan oleh Asosiasi sepakbola Bahrain (BFA). Dikatakan, usulan tersebut disampaikan tiga hari lalu dalam pertemuan dengan perwakilan federasi di negara Asia Barat.

Beberapa Negara yang ambil bagian di Piala AFC, seperti Suriah, Lebanon, Palestina, Yordania, Kuwait, dan Oman pun ikut terlibat dalam pertemuan.

Bahrain memiliki dua wakil di kompetisi antarklub Asia kasta kedua itu, yakni Al-Riffa SC dan Manama.

Al-Riffa  diketahui menempati peringkat tiga klasemen sementara Grup C, sedangkan Manama di posisi kedua Grup A.

 “Pertemuan itu membahas berbagai usulan dan opsi dari AFC untuk menuntaskan kompetisi Piala AFC musim ini,” demikian pernyataan BFA melalui akun Instagram resmi mereka seperti dikutip dari Goal.

“Peserta pertemuan menyarankan agar sisa pertandingan di fase grup digelar di satu negara pada periode 27 Oktober sampai 4 November,” ungkap pernyataan tersebut.

Selanjutnya peran ekslusifuntuk semi-final dan final akan digelar akhir November dan awal Desember.

Sedangkan final dilangsungkan 12 Desember. Indonesia sendiri diwakili Bali United dan PSM Makassar di Piala AFC.

Bali United menempati posisi juru kunci Grup G dengan nilai tiga. Sedangkan PSM berada di posisi peringkat ketiga usai mengumpulkan empat poin.

Setelah bertemu dengan perwakilan Asia Barat, AFC rencananya akan mengadakan rapat  serupa dengan perwakilan Asia Selatan, Tengah, Timur, dan ASEAN pada pekan ini.

Selain menggelar rapat dengan perwakilan Asia Barat di Piala AFC, negara peserta Liga Champions Asia (LCA) juga ditawari proposal serupa untuk menyelesaikan 99 pertandingan sisa.