Pelatih PSIS Semarang di Liga 1 2020, Dragan Djukanovic. (sumber: Tribun Jateng)

Selain rencana Liga 1 2020 akan dilanjutkan pada September mendatang, juga muncul wacana PSSI yang menyebut tidak akan ada tim yang terdegradasi ke Liga 2 musim ini.

Hal ini membuat Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic buka suara dan memberikan pendapat agar regulasi kompetisi berjalan normal saja.

Dilansir dari laman Indosport.com, artinya Dragan Djukanovic ingin tetap ada degradasi yang diberlakukan di akhir Liga 1 2020 nanti.

Sehingga kompetisi musim depan, tetap ada 18 klub yang berlaga di kasta tertinggi yang di dalamnya sudah ada tim promosi yang menggantikan tiga peserta yang turun kasta.

Jika tanpa degradasi, PSSI sebelumnya hanya memberlakukan dua klub yang promosi dari Liga 2 2020 yakni juara dan runner-up.

Sehingga Liga 1 2021 akan berjumlah 20 peserta dengan tidak adanya degradasi.

Padahal, regulasi sebelumnya menyebut Liga 2 2020 menyediakan tiga slot klub untuk promosi.

Wacana PSSI tentang dua klub saja yang promosi, tentunya merugikan klub Liga 2 yang kehilangan satu slot untuk naik kasta.

Apalagi Dragan Djukanovic menyebut kompetisi baru berjalan tiga pekan.

Tetap memberlakukan regulasi normal, masih bersifat manusiawi meskipun kompetisi diadakan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Saya pikir lebih baik jika berjalan normal dengan tetap ada degradasi. Pakai aturan yang sebelumnya saja karena kebetulan kita masih menjalani tiga pertandingan sehingga kompetisi masih cukup panjang,” kata pelatih asal Serbia itu.

Namun Dragan Djukanovic tetap akan memaklumi jika PSSI benar-benar ingin meniadakan degradasi nantinya. Sebab hal itu juga dilakukan di kompetisi sepak bola negara lain.

“Namun, tidak begitu masalah karena ada negara-negara yang sudah menerapkan hal yang sama seperti Serbia, Yunani, dan Jepang,” tandas mantan juru taktik Borneo FC ini.