Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengurung pemainnya usai kalah dari Tottenham Hotspur di Liga Inggris.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, ikut angkat bicara mengenai keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Inggris musim ini.

Manchester City gagal mengimbangi Liverpool dalam perburuan gelar juara Liga Primer Padahal dua musim sebelumnya, mereka selalu tampil dominan dan berhasil meraih gelar juara berturut-turut.

Guadiola menilai salah satu hal yang membuat tim asuhan Jurgen Klopp itu bisa menjadi juara adalah passion mereka ketika bertanding.

“Kami tidak lagi memiliki hasrat yang sama untuk bermain di musim ini. Sementara Liverpool bermain dalam setiap pertandingan mereka seolah itu merupakan kesempatan terakhir yang mereka punya,” ujar Guardiola seperti dikutip dari Fox Sports.

“Mungkin kami tidak mendapatkan momen seperti itu, terutama pada momen-momen kunci di paruh pertama kompetisi musim ini,” tandasnya.

Dengan kondisi Manchester City sudah tertinggal jauh, mantan pelatih Barcelona itu pun mengaku sudah sejak lama merelakan Liverpool jadi juara Liga Inggris.

“Itu kenyataannya. Kami sangat jauh tertinggal. Saya tidak pernah berpikir bahwa kami akan bisa memenangkan seluruh pertandingan tersisa,” pungkas Guardiola.

Liverpool memastikan diri sebagai juara Liga Inggris setelah Manchester City tumbang dari Chelsea. Hasil itu membuat The Citizen tak akan bisa mengejar perolehan poin Liverpool di laga yang tersisa.

Meski gagal jadi juara Liga Inggris, perjalanan Manchester City belum berakhir. City masih menjaga peluang meraih gelar di Piala FA dan Liga Champions.

Manchester City sudah meraih satu trofi juara musim ini yakni Piala Liga Inggris usai mengalahkan Aston Villa 2-1 di babak final.