Skuat Arema FC usai kalah dari Persib Bandung di Liga 1 2020 (sumber: liga-indonesia.id)

Manajer Umum Arema FC memberikan pujian terhadap usulan yang muncul soal keikutsertaan Timnas U-19 pada Liga 1 musim 2020. Liga 1 sendiri rencananya akan kala berlanjut pada September atau Oktober 2020 mendatang.

Timnas U-19 memang disebut akan ikut terlibat dalam kompetisi Liga 1 jika bergulir nanti untuk menjadi pemanasan mereka. Usulan ini muncul mengingat kesempatan pemusatan latihan yang terbatas.

Selain itu, pandemi virus corona menyebabkan hampir seluruh kegiatan olahraga mandek. Ruddy Widodo selaku Manajer Umum Arema tak masalah jika kompetisi Liga 1 2020 diikuti oleh 19 tim, terdiri atas 18 tim Liga 1 dan ditambah dengan Timnas U-19.

“Menurut kami, menyertakan Timnas U-19 di Liga 1 adalah usulan yang bagus. Secara prinsip kami sepakat,” ujarnya dilansir dari Indosport, Kamis (25/06/20).

Munculnya usulan ini tak lepas dari pro kontra soal penerapan aturan khusus untuk memainkan pemain muda, khususnya pemain U-20.

Adanya peraturan ini karena Indonesia akan berlaga di Piala Dunia U-20 yang akan dihelat pada 2021 mendatang.

Maka dari itulah, Arema melihat sejumlah keuntungan dari turunnya Timnas U-19 di Liga 1 2020.

Para pemain muda ini akan ditempa secara mental dengan mengikuti kompetisi yang ketat. Nantinya mereka bisa menjadi satu kesatuan secara terus-menerus, dibanding dengan digabung ke beberapa klub Liga 1 2020.

“Mereka pasti akan mendapatkan hal-hal positif, dan kami juga mendukung upaya apapun selama bisa menimbulkan sesuatu yang positif bagi Timnas Indonesia,” imbuh Ruddy Widodo.

Usulan untuk mengikutsertakan Timnas U-19 ke Liga 1 2020 masih dipertimbangkan oleh PSSI, selaku induk olahraga sepak bola Indonesia dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Selain usulan tersebut, PT. LIB masih mendiskusikan rencana lain yang akan coba diterapkan saat kompetisi kembali berjalan, seperti penerapan protokol kesehatan dan renegosiasi kontrak pemain.