Riko Simanjuntak (kiri) dan Marko Simic, dua bintang Persija Jakarta.

Kolaborasi Marko Simic-Riko Simanjuntak sudah tak diragukan lagi kapasitasnya di Liga 1. Kolaborasi keduanya disebut-sebut sebagai yang terbaik di Indonesia saat ini.

Ada banyak hal membuktikan hal tersebut. Sebagai contoh, adalah torehan tiga gelar pada 2018 dan satu final Piala Indonesia 2019.

Bagi bomber asal Kroasia ini, kekompakan dirinya dengan Riko Simanjuntak tak lepas dari kedekatan mereka di dalam dan luar lapangan. Di dalam lapangan, penonton pasti sering melihat Riko seperti sudah mengetahui ke mana gerakan Simic saat menyerang.

“Riko adalah teman dekat saya. Kami sama-sama mengerti apa yang harus dilakukan di lapangan, karena kami mempunyai ikatan batin yang kuat,” ujar Simic dikutip dari laman Persija, Minggu (14/06/2020).

Riko pun mengamini pernyataan Simic. Riko menyebut dirinya adalah pemain yang lebih suka menjadi pemberi umpan dibanding mencetak gol.

Hal itu kata dia, memudahkan terjalinnya kerja sama dua pemain beda postur tersebut. Riko-Simic pun dianggap sukses meneruskan duet pemberi umpan dan pencetak gol Macan Kemayoran sebelumnya, yakni Ismed Sofyan-Bambang Pamungkas.

Riko Simanjuntak memang telah menjadi bagian vital Persija sejak dihadirkan pada kompetisi musim 2018 lalu. Winger asal Sumatra Utara berhasil membawa Persija Jakarta meraih gelar Piala Presiden 2018, Liga 1 2018, dan sederet prestasi lainnya.

Riko dikenal sebagai pemain sayap yang memiliki kecepatan lari luar biasa dan acap kali merepotkan lini pertahanan lawan. Ia adalah pemain yang sangat berguna jika dalam situasi serangan balik.

Kolaborasi Simic-Riko patut dinantikan kembali musim ini. Dalam tiga pertandingan awal liga sebelum dihentikan pandemi COVID-19, Riko sudah mampu membuat dua assist. Sementara Simic masih belum panas karena hanya mampu mencetak sebiji gol.