Matteo Guendouzi, pemain Arsenal.

Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi mendapatkan kritik dari Jeremie Aliadiere. Mantan pemain Arsenal itu menilai Guendouzi belum kunjung matang meski sudah berada di The Gunners sejak tahun 2018.

Saat didatangkan dari Lorient, gelandang asal Prancis itu baru berusia 19 tahun. Karir Guendouzi di Arsenal sebanarnya berjalan cukup apik. Sejak ia datang, Guendouzi bersama Lucas Torreira adalah pilihan utama pelatih di lini tengah The Gunners.

Aliadiere mengatakan, karier Guendouzi dalam dua tahun terakhir cukup bagus. Namun mantan striker Arsenal ini merasa sang gelandang tidak berkembang secara mentalitasnya.

“Bersama Arsenal, Matteo berkembang dengan pesat sebagai seorang pemain dan setiap tahun dia semakin bagus. Namun saya merasa Matteo belum cukup dewasa sebagai seorang pribadi, meski saya pada awalnya berharap ia bisa lebih dewasa dari sekarang,” ujar Aliadiere dikutip dari Goal, Kamis (28/05/2020).

Aliadiere mengaku ia menyukai gaya bermain Guendouzi yang memang menjadi sosok sentral di lini tengah Arsenal. Ia juga mengikuti perjalanan karir Guendouzi dari mulai saat pertama kali mendarat di Arsenal.

Aliadiere juga mengaku menjadi sosok yang menyarankan Guendouzi untuk pindah ke London Utara pada tahun 2018 silam. Namun sayang ia sedikit merasa kecewa dengan progres kedewasaan yang dijalani Guendouzi.

“Dia seperti adik saya sendiri. Saya selalu mengatakan kepada dia, bahwa Arsenal adalah tim yang sangat bagus untuk perkembangannya sebagai pemain dan juga sebagai seorang pribadi. Mudah-mudahan dia mendengarkan nasehat saya,” ujar Aliadiere.

Musim 2019/20 ini, Guendouzi masih menjadi andalan The Gunners di sisi tengah lapangan. Ia telah mencatatkan total 32 penampilan bersama Arsenal musim ini, di mana ia berhasil menyumbang tiga assist.