Spanduk Rasis di laga Man City vs Burnley.

Sebuah pesawat melintas di atas Stadion Etihad saat laga Manchester City vs Burnley, pada Senin (22/06/20) sambil membawa spanduk bertuliskan “White Lives Matter Burnley”.

Kejadian itu terjadi tak lama setelah dimulainya pertandingan tersebut, atau sesaat setelah para pemain bertekuk lutut mendukung aksi Black Lives Matter pada awal dimulainya laga.

Belum diketahui siapa yang melakukan aksi tersebut. Namun pihak Burnley menyesalkan kejadian tersebut, dan mengutuk aksi tersebut karena ada nama mereka.

“Burnley sangat mengutuk tindakan bertanggung jawab terkait bentangan spanduk ofensif yang berkibar di Etihad pada Senin malam,” kata Burnley dalam sebuah pernyataan dikutip dari Goal.

“Kami ingin menjelaskan bahwa mereka yang bertanggung jawab tidak diterima di Turf Moor (markas Burnley).

“Ini sama sekali tidak mewakili apa yang diperjuangkan oleh Burnley. Kami akan bekerja sepenuhnya dengan pihak berwenang.”

“Untuk mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab dan akan mengeluarkan larangan seumur hidup,” lanjut pernyataan Burnley.

Setelah kejadian pembunuhan pria kulit hitam bernama George Floyd di Amerika Serikat, setiap tim yang bertanding di Liga Inggris selalu melakukan aksi berlutut sebelum kick-off.

Semua pemain juga mengenakan jersey yang bertuliskan ‘Black Lives Matter’, sebagai pengganti nama pemain di bagian belakang jersey.

Para pemain Burnley pun merasa malu dengan insiden rasisme tersebut. Kapten Burnley Ben Mee mengatakan, akibat kejadian itu, penampilan The Clarets jadi terpengaruh.

Menurut Ben, hal itu memberi dampak besar bagi para pemain Burnley di lapangan.

“Kami, sebagai pemain, mengutuknya. Kami sangat malu dan kecewa.”

“Itu melenceng dari semua yang kami coba lakukan sebagai pemain di Liga Inggris, masyarakat, dan seluruh gerakan dan komunitas Black Lives Matter,” ungkap Ben

Dan benar saja, Burnley harus takluk dari tuan rumah Manchester City dengan hujaman lima gol tanpa balas ke gawang Nick Pope.