Derrick Michael, bintang basket muda Indonesia (Sumber: FIBA).

Sosok Derrick Michael, kini menjadi harapan Indonesia sebagai talenta basket pertama yang bisa berkiprah di ajang NBA.

Prestasinya di usia 17 tahun yang membuat NBA Academy meliriknya, tidak lepas dari peran keluarganya. Lalu bagaimana silsilah dari pebasket bertinggi 2,04 meter ini?

Dilansir dari Indosport.com, Derrick memiliki darah Indonesia dari ibunya dan gen Kamerun dari sang ayah. Hal tersebut dikemukakan pengidola Giannis Antetokounmpo dalam Channel Youtube, Augie Fantinus yang diunggah sepekan yang lalu.

“Mama asli Indonesia, berdarah Batak. Sedangkan Papa Afrika-Kamerun. Dari kecil sampe sekarang dibesarkan oleh mama,” kata Derrick.

Pemain Tim Nasional Basket ini memang lebih sering bersama ibunya. Namun dia tetap intens menjaga komunikasi dengan sang ayah saat dirinya sudah remaja.

“Sudah lama enggak ketemu papa, tapi selalu video call. Waktu video call papa sempat kaget aku udah segede gini, ini siapa ya,” ujar Derrick sambil tertawa.

Pemuda yang kini menuntut ilmu di SKO Ragunan ini memang sudah bongsor sejak kecil. Bahkan dia mengaku sudah bertinggi 1,8 meter sejak kelas enam Sekolah Dasar (SD).

Hal ini membuat Augie Fantinus kaget, karena dirinya hanya bertinggi 1,65 meter. Alhasil dia kalah dalam duel satu lawan satu, usai melakukan perbincangan tersebut.

Derrick kini berharap bisa menembus NBA Draft agar bisa tampildi ajang basket paling bergengsi di dunia itu. Jika hal itu terwujud, dia akan menjadi orang pertama yang bisa menembus kompetisi NBA.

”Saya coba me-manage NCCA. Kalau bisa juga biar tembus ke NBA Draft,” harap Derrick.

Tawaran dari NBA Academy sejauh ini juga dari penampilan Derrick di FIBA Junior. Sebab mereka menghubungi manajer Timnas Basket Indonesia untuk bisa bertemu denganya.