Striker Manchester United, Marcus Rashford. (sumber: premierleague.com)

Striketr Manchester United, Marcus Rashford telah melebarkan sayapnya untuk melakukan gerakan sosial.

Hal itu membuat sebagian besar anak kecil di Inggris menyanyikan nama Rashford sebagai pahlawan mereka.

Pasalnya, Rashford sukses mendorong pemerintah untuk tidak membatalkan kebijakan free school meals selama masa pandemi COVID-19.

Penyerang 22 tahun itu tahu bakal ada banyak anak kecil yang menderita jika layanan itu dihapus.

Awalnya, pemerintah Inggris sudah menghapus layanan tersebut karena perubahan kegiatan sekolah secara online.

Akan tetapi hal itu justru membuat banyak anak kecil menderita, khususnya yang berasal dari keluarga tak mampu.

Rashford menyadari, banyak anak-anak Inggris yang menggantungkan hidup pada makanan gratis dari sekolah. Pasalnya, Rashford pernah mengalaminya sendiri.

Setelah berkampanye selama sepekan terakhir, Rashford akhirnya bisa mendorong pemerintah Inggris.

Untuk menarik kembali kebijakan pemutusan free school meals itu. Kegiatan Rashford itu pun langsung menuai pujian dari berbagai pihak.

Mantan manajer Man United, Jose Mourinho, mengaku bangga melihat perjuangan Rashford.

Menurut Mourinho, Rashford membuktikan bahwasepak bola bisa jadi salah satu agen perubahan.

“Dia (Rashford) luar biasa. Saya memberikan ucapan selamat untuknya atas perbuatan mulianya.”

“Dia mampu membuat perubahan besar di luar sepak bola,” ujar Mourinhgo dikutip dari talkSPORT, Jumat (19/06/2020).

Mourinho tentu mengenal baik Rashford. Mantan pelatih FC Porto itu yang pertama kali memberikan kesempatan debut untuk Rashford di Setan Merah.

Mourinho menyaksikan perkembangan wonderkid berusia 18 tahun kala itu, menjadi pria dewasa seperti sekarang.

Rashford menurut Mourinho, mampu memperjuang anak-anak yang berada di situasi mirip dengannya saat masih muda.

“Itu adalah hal yang sangat baik dari Marcus,” tutur mantan pelatih Real Madrid itu.