Kapten Liverpool, Jordan Henderson.

Eks pelatih dan legenda Liverpool, Sir Kenny Dalglish, menolak untuk diberikan pujian atas jasanya merekrut kapten tim, Jordan Henderson.

Pemain Timnas Inggris ini mampu menjadi pemimpin tim, dalam raihan juara Liga Inggris pertama usai berpuasa selama 30 tahun lamanya.

Dilansir dari Daily Mail, Dalglish sebenarnya merasa sempat melakukan kesalahan kala tak segera merekrut Henderson pada 2011.

Menurutnya, eks pemain Sunderland tersebut perlu segera diberikan kesempatan untuk sukses di Liverpool.

“Saya melihat seseorang yang bermain lebih baik di posisi tengah kala itu,” ujar Kenny Dalglish.

“Tentu semuanya baik dan ayahnya datang bersamanya kala berdiskusi bersama kami, yang mana menurut saya ini adalah transfer yang sangat bagus.”

“Henderson punya kehidupan rumah yang baik dan membuatnya bisa sukses di sepak bola, jika saya tak memberinya kesempatan tentu semuanya akan salah,” imbuhnya.

Menurut Dalglish, Henderson akan jadi satu-satunya kapten Liverpool yang memiliki gelar komplet.

Maklum saja, dalam beberapa tahun belakangan, Jordan Henderson mampu mengangkat beberapa trofi, seperti Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, dan Liga Inggris.

“Tentu saja ini bagus karena Henderson bisa sukses karena suasana ruang ganti yang baik,” ujar Dalglish yang akrab dengan julukan King Kenny ini.

Selain soal Henderson, mantan pemain yang pada masanya bermain sebagai penyerang ini menyebut bahwa pelatih asal Jerman, Juergen Klopp merupakan salah satu kunci sukses.

Selain soal klopp, Dalglish berujar bahwa rivalnya, Sir Alex Ferguson mengirim ucapan selamat karena Liverpool sudah juara.

“Ia menghubungi kami untuk mengucapkan selamat dengan cara yang modern,” pungkas Dalglish dengan gembira.