Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco

Klub-klub besar di Indonesia saat ini, sedang tertarik untuk mendatangkan para pemain dari Eropa. Padahal sebelumnya sangat jarang hal itu terjadi.

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi pergeseran tren klub Indonesia dalam merekrut pemain asing di bursa transfer.

Jika sebelumnya banyak yang gemar menggunakan jasa pemain asing dari Benua Afrika sejak tahun 2003.

Hal tersebut dirasakan oleh pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco ketika pertama kali berkarier sebagai pelatih di Tanah Air tahun 2003.

Namun kini klub-klub di Liga 1 mulai mempercaya dengan kemampuan pemain Benua Eropa.

Kendati demikian, pemain yang berasal dari Eropa di Liga Indonesia masih kalah jumlahnya dengan pemain-pemain dari Benua Latin, khususnya Brazil.

“Ketika saya datang ke Indonesia, mayoritas tim menggunakan jasa pemain dari Afrika,” ungkap pelatih 45 tahun ini dikutip dari Indosport.

Kualitas yang dimiliki pemain Eropa apalagi dia merupakan pemain yang pernah menjadi bintang di sana, merupakan nilai tambah untuk meningkatkan performa tim Liga 1.

Hal itu dibuktikan oleh Bali United sejak era Liga 1 2017, yang gemar merekrut pemain Eropa.

Hasilnya, pada tahun 2019 mereka menjadi juara Liga 1. Begitu juga dengan Persija Jakarta, yang merekrut Marco Simic.