Skuat Liverpool di Liga Inggris. (sumber: AP Photo)

Keputusan Piala Afrika 2021 yang akan dimainkan pada awal tahun, bertolak belakang dengan perencanaan turnamen yang harusnya digelar pada musim panas, situasi yang membuat Liverpool harap-harap cemas.

Piala Afrika 2021 akan digelar di Kamerun pada tahun depan, dengan perencanaan awal adalah menggelar turnamen pada Juni hingga Juli 2021, tapi kini tuan rumah memutuskan untuk memajukan turnamen.

Kamerun menilai memainkan turnmen pada 6 Januari hingga 6 Februari 2021 akan lebih ideal dengan kondisi negara mereka, tapi keputusan itu justru akan merugikan banyak klub di Liga Inggris.

Dengan fase kualifikasi masih berlangsung, klub-klub Liga Inggris sudah dibuat cemas dengan kemungkinan mereka kehilangan banyak pemain, termasuk Liverpool yang memiliki banyak pemain asal Afrika.

Liverpool akan terkena dampak serius jika Mesir, Senegal dan Guinea memenuhi syarat untuk tampil di Piala Afrika 2021, karena Jurgen Klopp akan kehilangan Mohamed Salah, Sadio Mane dan Naby Keita.

Kepindahan jadwal Piala Afrika dari musim panas ke awal tahun juga akan membuat Klopp tidak senang, terutama setelah pelatih Liverpool ini menyambut baik keputusan Piala Afrika dimainkan di musim panas.

Federasi Sepak Bola Kamerun (FECAFOOT) mengatakan perubahan harus dibuat karena kondisi cuaca di negara itu, yang tidak terlalu ideal untuk menggelar turnamen, sehingga harus dipindakan ke awal tahun.

Dan keinganan Kamerun untuk memajukan turnamen sudah mendapat persetujuan dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang menerima permintaan dari tuan rumah.

“Kami telah meninjau periode kompetisi seperti yang diminta oleh Kamerun karena kondisi iklim yang tidak menguntungkan dalam periode yang awalnya dijadwalkan,” kata wakil sekretaris jenderal CAF, Tony Baffoe dikutip dari The Telegraph.

“Setelah mendengarkan berbagai argumen dan sudut pandang, dan khususnya dari otoritas meteorologi Kamerun, para pelatih dan pemain, perwakilan dari komite penyelenggara Afcon menerima mandat dari Komite Eksekutif CAF untuk mengambil keputusan, di mana kami mengabulkan permintaan tersebut.”