Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Indosport)

Pasangan ganda campuran  Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti memasang target medali  ema dis Olimpiade Tokyo 2021 mendatang.

Praveen/Melati memang telah mengantongi tiket kualifikasi Olimpiade tahun depan. Mereka berada di peringkat empat Road to Tokyo.

Sebelumnya senior mereka Tontowi Ahmad/Liliyana  Natsir juga pernah membawa pulang medali emas dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Emas tersebut merupakan emas pertama di sektor ganda campuran sejak Olimpiade 1996 Atlanta.

Bagi Praveen, tentu menjadi penerus tongkat estafet Tontowi/Liliyana bukanlah hal mudah. Namun, bersama Melati, dirinyabertekad untuk mewujudkannya.

“Saya tidak merasa (target emas) itu menjadi beban. Saya memang bilang ke Melati, menuju itu memang tak mudah,”

Tapi itu bukan beban tapi proses ini yang menjadi tantangan,” kata Praveen dalam jumpa pers  virtual seperti dikutip dari Detik Sport.

“Karena tradisi emas sudah didapatkan pada 2016 dan saya dengan Melati punya keinginan untuk melanjutkan itu,” tambahnya.

Praveen memang memiliki keuntungan karena sebelumnya sudah pernah tampil  di Olimpiade empat tahun lalu ketika masih dipasangkan dengan Debby Susanto.

Meski saat itu harus kalah di babak perempatfinal oleh Tontowi/Liliyana, ia akan menjadikan itu pengalaman berharga dan membagikannya pada Melati.

“Saya pernah ikut di olimpiade 2016 dan banyak pelajaran yang saya ambil di sana. Jadi untuk Olimpiade Tokyo tetap jaga motivasi dan fokus, serta mengontrol keinginan,” tuturnya.

“Tapi jangan lose control juga. Prinsipnya, dua hal itu yang harus seimbang,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin dan pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky, menyatakan optimisme mereka terhadap Praveen/Melati bila nanti berlaga di Olimpiade.