Marc Klok. (FOTO: Media Persija).

Proses naturalisasi Marc Klok menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sedang diupayakan saat ini, namun sayangnya, hal itu harus terganjal oleh pandemi virus corona yang mewabah di Indonesia.

Sang gelandang kelahiran Amsterdam, Belanda itu sudah tampil memukau semenjak bermain bersama PSM Makassar dan mulai bermain di Liga 1 Indonesia pada tahun 2017 lalu.

Klok mengaku langsung menyadari bahwa dirinya akan betah bermain di Indonesia. Dan kini, setelah berkarier selama tiga tahun di kancah sepak bola Tanah Air, sang pemain berusia 27 tahun itu akan segera mendapatkan paspor Indonesia.

Sayangnya, karena pandemi virus corona yang masih merebak, maka proses naturalisasi Marc Klok tertahan karena administrasi yang sedang lumpuh pada saat ini.

Klok mengatakan itu ketika berbicara dengan mantan rekan setimnya di PSM Makassar, Hamka Hamzah, di kanal YouTube yang dinamakan Hamka Story 23.

“Sekarang, karena [wabah virus] corona, orang tidak bisa kerja di kantor. Saya pikir kalau corona selesai, naturalisasi saya pun selesai karena sudah [berada pada] tahap akhir.

“Prosesnya memang membutuhkan waktu lama,” kata Marc Klok, sebagaimana dikutip dari Bolalob.

Klok berjanji jika nantinya ia benar-benar membela panji Merah-Putih, maka ia akan berusaha sekuat tenaga untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Indonesia.

Pada saat ini, Marc Klok membela Persija Jakarta setelah memutuskan untuk hengkang dari PSM Makassar pada bursa transfer Januari lalu.

Sang pengguna nomor punggung 10 tersebut baru bermain dua kali sebelum PSSI memutuskan untuk menangguhkan kompetisi Liga 1 2020 pada pertengahan Maret lalu.

Hingga saat ini, belum ada keputusan definitif yang diambil oleh PSSI mengenai nasib kelanjutan atau pun penghentian kompetisi Liga 1 2020, karena masih menunggu keputusan dari pemerintah.