Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (sumber: Bola.com)

Komite Eksekutif (Exco) PSSi, Haruna Soemitro, menegaskan bahwa Satgas yang baru dibentuk beberapa hari lalu, tidak memiliki wewenang untuk memecat Shin Tae-yong.

Masa depan sang pelatih asal Korea Selatan itu memang sedang digunjingkan belakangan ini, setelah berselisih paham dengan pihak PSSI.

Pertikaian tersebut bermula dari pernyataan Shin Tae-yong kepada sebuah media di negara asalnya, Korsel.

Ia mengatakan bagaimana buruknya kinerja PSSI, dalam menangani persepakbolaan Nasional dan tuntutan-tuntutan yang dibebankan kepadanya.

PSSI meresponsnya dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas), yang kemudian disinyalir untuk menginvestigasi hasil kerja Shin Tae-yong di Skuat Garuda.

Belakangan, beredar kabar bahwa Satgas akan memecat Shin Tae-yong sebagai pelatih tim nasional Indonesia, namun hal ini dibantah oleh anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro.

Haruna berpesan, bahwa keputusan mengenai penunjukkan atau pemberhentian seorang pelatih Timnas Indonesia, hanya ada di tangan Exco selaku Komite Eksekutif.

“Pemberhentian atau pengangkatan pelatih baru itu perlu rapat Exco atau emergency meeting [rapat darurat] Exco,” tutur Haruna, sebagaimana dilansir dari Indosport.

Haruna menuturkan bahwa salah satu wakil Exco PSSI di Satgas, Endri Erawan, akan ikut serta dalam penyelidikan kasus ini. Dari sana, mungkin nasib Shin Tae-yong akan diketahui.

Sebelumnya, Ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, adalah sosok yang memulai spekulasi pemecatan Shin Tae-yong.

Dengan mengutarakan bahwa kontrak sang pelatih, bisa diputus jika tidak kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.