Sriker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski.

Meskipun sukses bersama dengan Bayern Munchen, striker Lewandowski dengan rendah hati mengaku tak tergiur untuk mendapatkan penghargaan individu paling bergengsi, Ballon d’Or.

Selama ini, pemain asal Polandia ini tak pernah masuk dalam tiga besar sebagai calon peraih Ballon d’Or. Pencapaian terbaiknya adalah ketika finis di posisi keempat pada tahun 2015.

Di tahun ini, Lewandowski punya kesempatan besar untuk memenangkan Ballon d’Or 2020. Ia bahkan telah mengemas 45 gol bahkan sebelum musim ini berakhir.

Munchen juga masih berpeluang merebut treble karena kini berada di ambang juara Bundesliga, mencapai final Piala DFB, dan sudah ada di perempatfinal Liga Champions.

Semenjak 2008 silam, peraih Ballon d’Or didominasi oleh dua mega bintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Barulah pada tahun 2018, pemain Real Madrid, Luka Modric yang mampu memutus duopoli tersebut dua tahun lalu. Lewandowski bisa saja mengikuti jejak Modric.

“Aku datang di perayaannya pada Desember lalu,”  ujar Lewandowski kepada France Football.

“Kita lihat saja. Apa yang coba kukalakukan adalah selalu menunjukkan permainan terbaikku, memenangi trofi dan mencetak lebih banyak gol.”

Namun menurut Lewandowski, dirinya akan lebih fokus untuk mengejar trofi bersama timnya karna itulah yang lebih penting.

“Aku bahkan tidak memikirkan tentang Ballon d’Or, bahkan sekalipun di dalam hidup ini, aku percaya bahwa apapun bisa terjadi,” ujar eks pemain Borussia Dortmund ini.