Mario Balotelli.

Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini menyebut Mario Balotelli menyia-nyiakan bakatnya sebagai seorang pesepakbola.

Balloteli sendiri diperkirakan akan segera meninggalkan klub Serie A, Brescia setelah gagal memenuhi standar tim yang ditetapkan oleh pelatih Diego Lopez.

Meski memiliki bakat yang menjanjikan, sikap pemain berumur 29 tahun ini membuatnya kerap berpindah-pindah klub.

Dalam tiga tahun terakhir ini, ia bahkan telah bermain untuk tiga klub berbeda. Bahkan penampilan terakhirnya bersama dengan Timnas Italia terjadi pada 2018 silam.

Mancini adalah salah seorang yang menjadi penggemar berat Balotelli. Namun ia menyayangkan sikap sang striker yang justru menyia-nyiakan potensi luar biasa yang dia miliki.

“Saya peduli padanya, terlepas dari semua hal yang dia lakukan,” kata Mancini seperti dikutip dari RAI Sport. “Saya melatihnya ketika dia masih kecil dan selalu luar biasa selama bertahun-tahun.”

“Harapan saya adalah dia akan melakukan sesuatu untuk mengubah semua ini, karena dia barualam  berusia 30 tahun dan itu berarti ia berada di puncak kematangan sepakbola,” tandasnya.

Mancini sangat berharap suatu hari Balloteli akan menyadari bahwa dia telah membuang-buang bakatnya.

“Mario adalah anak yang luar biasa, sangat baik dan sopan. Saya telah menjelaskan kepadanya berkali-kali bahwa ia membuang bakatnya, karena terbukti potensinya luar biasa.” Tambah Mancini.

Balotelli sendiri nyaris di depak oleh klubnya saat ini, Brescia, karena dinilai kerap melewatkan sesi latihan bersama Brescia di tengah pandemi virus corona.

Di musim 2019/20 ini, Balotelli telah menyumbang lima gol dari 19 penampilannya untuk Brescia di Serie A. Ia memang terikat kontrak di tim ini hingga Juni 2022 namun sekarang masa depannya tidak jelas karena kerap dikucilkan oleh klub.