Lucas Hernandez.

Bek kiri Timnas Prancis, Lucas Hernandez, masih perlu beradaptasi dengan taktik yang dilakukan oleh pelatih Bayern Munchen, Hansi Flick.

Flick melihat permainan eks bek Atletico Madrid ini kala menghadapi Borussia Moenchengladbach. Hernandez didatangkan oleh Bayern pada musim panas 2019 dengan harga mencapai 72 juta pound (sekitar Rp1,2 triliun).

Namun, debutnya bersama raksasa Bavaria tak berjalan mulus, menyusul cedera ligamen pada ankle yang didapatnya pada Oktober 2019 lalu.

Cedera ini memaksa Hernandez untuk menepi dari lapangan selama tiga bulan. Bahan di masa itu Bayern juga mengalami pergantian pelatih.

Kala itu, Bayern pun sempat mengganti pelatih, setelah memecat pelatih asal Kroasia, Niko Kovac yang dianggap tak mampu menangani Bayern dan menggantinya dengan Hansi Flick.

Pelatih asal Jerman ini mampu mengangkat performa klub dan membawa Die Roten kembali ke jalur juara setelah sebelumnya terpuruk.

Absennya Hernandez dari lapangan membuat pemain muda asal Kanada, Alphonso Davies kemudian mendapat durian runtuh.

Ia tampil sebagai bek kiri, lantaran bek asal Austria, David Alaba, kini coba digeser untuk menempati posisi bek tengah. Hal ini berarti kemampuan Hernandez tak segera dimanfaatkan oleh Flick.

Ia bahkan baru memainkan sang pemain dari menit awal kala menghadapi Borussia Moenchengladbach.

Namun, Flick kemudian menarik keluar Hernandez usai satu jam bermain. Kondisi ini membuat beberapa klub, seperti Paris Saint-Germain (PSG) Real Madrid, dan Manchester City mendekat.

Namun demikian, dilansir dari Goal, Flick berujar bahwa sang Hernandez masih perlu bekerja keras usai absen lama dari lapangan.

“Hernandez sangat profesional, ia kerap melakukan latihan yang dinamis,” ujarnya.

“Ia sudah absen begitu lama dan harus belajar taktik lebih dulu,” tutup Flick