Quique Setien, pelatih Barcelona.

Pelatih Barcelona, Quique Setien, mendapat kecaman dari beberapa pihak karena menganggap pergantian pemain 5 kali bisa menyebabkan klub asuhannya kalah dalam pertandingan.

Kompetisi sepak bola kasta teratas Spanyol sudah dilanjutkan kembali, setelah ditangguhkan karena pandemi Covid-19. Pertandingan Sevilla melawan Real Betis menjadi laga perdana kompetisi tesebut.

Seperti liga lainnya yang sudah lebih dulu bergulir, LaLiga juga menerapkan beberapa peraturan baru dalam pertandingan, salah satunya pergantian lima pemain dalam satu pertandingan.

Beberapa waktu lalu Quique Setien sempat melontarkan tanggapan terkait pergantian lima pemain tersebut. Mantan pelatih Real Betis itu mengatakan bahwa pergantian lima pemain bakal merugikan Barcelona.

Bagi Setien, Barcelona tidak bakal menang dengan peraturan itu. Pasalnya El Barca sering memenangkan pertandingan ketika lawan-lawannya kelelahan alias di menit terakhir laga.

Beberapa pihak menyoroti bahkan mengecam pernyataan Setien itu. Mereka menganggap mantan pelatih Real Betis tersebut hanya mencari kambing hitam jika nantinya Barcelona mengalami kekalahan.

Salah satu orang yang mengecam pernyataan Setien adalah legenda Barcelona, Rivaldo. Menurutnya jalan pikiran Setien sangat tidak masuk akal.

“Saya tidak mengerti, bagaiman pergantian pemain bisa menguntungkan tim tertentu. Semua juga mengalami perubahan aturan itu,” ungkap Rivaldo dikutip dari Marca.

Seharunya, orang yang menangani klub sebesar Barcelona adalah pelatih yang hebat, yang bisa membuat bagaimana tim tersebut bisa menang sejak awal pertandingan dan bukan di akhir pertandingan.

“Barcelona punya waktu 90 menit, dan seharusnya klub sebesar Barcelona sudah siap untuk meraih kemenangan sejak awal pertandingan,” tuturnya.

Rivaldo menganggap Setien hanya mencari alasan dan kambing hitam, jika nantinya El Barca gagal meraih kemenangan dalam pertandingan.