Logo PSSI.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan meminta klarifikasi langsung kepada pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang berkeluh-kesah atas ketidaknyamannya melatih di Indonesia.

PSSI mengaku tak mau langsung percaya dengan pemberitaan dan akan lakukan konfirmasi langsung.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyatakan jika pihaknya sudah mengkonfirmasi langsung ke Shin Tae Yong terkait ketidaknyamanannya seperti yang ia ungkapkan di media

“Apakah benar statement itu. Kami tidak tahu media Korea seperti apa. Jadi kita tunggu dari Shin Tae Yong langsung. Kami tidak akan bicara selama belum ada omongan langsung dari Shin Tae Yong,” ucap Yunus Nusi seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Yunus menyaakan bahwa hingga saat ini komunikasi PSSI dengan pelatih asal Korea Selatan itu berjalan dengan baik, bahkan Wakil Sekjen PSSI, Maaike Ira Puspita belum lama ini berbicara langsung dengan Shin Tae-yong soal pemusatan latihan Timnas Indonesia Juli mendatang.

“Untuk berita-berita dari media selama itu bukan dari Shin Tae-yong atau agensinya langsung, kami tidak akan tanggapi. Karena sejauh ini komunikasi ke kami belum ada pernyataan itu,” jelasnya lagi.

Sebelumnya Shin Tae-yong sempat mengeluhkan beberapa hal, dan yang teranyar adalah rencana dia yang akan melakukan training centre di Korea Selatan namun PSSI nampaknya menolak dan lebih memilih gelar traning centre Timnas Indonesia cukup di Indonesia.

“Kalau waktu, metode, tempat [pelatnas] itu ranah PSSI. Mengapa PSSI ngotot untuk diadakan pelatnas di Jakarta dan secepat-cepatnya bulan Juli? kita harus menjaga protokol Covid-19,” timpal Ketua Tim Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman.

Shin Tae Yong kepada media Korea Selatan juga menyayangkan sikap PSSI yang disebut telah memecat Ratu Tisha Destria dari posisi Sekjen.