Stadion Gelora Bung Karno (Sumber: Indonesia-Tourism)

Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sedang mempersiapkan diri jika stadion terbesar di Indonesia itu bakal dipakai untuk menggelar lanjutan Liga 1 Indonesia yang terhenti lantaran wabah virus Corona

“Secara fisik, SUGBK siap. Nanti jika dipakai rumputnya selalu dalam situasi yang bagus karena selalu dirawat, walau tak ada pertandingan sejak Maret 2020,” tandas Winarto selaku Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) seperti dilansir dari Antaranews.

GBK sendiri saat ini sudah dibuka sejak masa transisi pembatasan sosial mulai diberlakukan. Kendati demikian seluruh pengunjung diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan saling menjaga jarak.

“Pengunjung tidak boleh bergerombol. Kita juga mempunyai petugas yang melakukan patroli dan rutin memberikan pengumuman lewat pengeras suara,” ujar Winarto lagi.

Protokol ini juga akan diterapkan jika memang stadion ini dipakai untuk menggelar lanjutan Liga 1 2020.

Dirinya juga mendukung rencana kompetisi bergulir tanpa penonton untuk menjaga resiko penularan Covid-19.

“Contohnya yang bertanding itu klub seperti Persija, Persib atau Persebaya, jumlah suporter yang datang bisa 60 ribu orang. Itu, kan, rawan. Namun, ketentuan itu bergantung pada PSSI nantinya,” jelas Winarto.

PSSI dan PT LIB sendiri saat ini sedang menyusun jadwal rencana lanjutan Liga 1 dan 2 musim 2020 yang diliburkan sejak Maret 2020.

Sejumlah usulan bergullir antara lain menggelar kompetisi fokus di Pulau Jawa agar dapat mudah mengontrol sekaligus mencegah penyebaran Corona lebih luas lagi.

Rencananya Liga 1 dijadwalkan bergulir kembali pada September atau Oktober 2020 dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara untuk kompetisi Liga 2 musim 2020, PSSI memberikan saran agar kompetisi bisa digelar lagi mulai Oktober hingga Desember 2020.

Terkait keputusan penjadwalan ini, PSSI masih akan melakukan pembahasan lagi bersama komite eksekutif (Exco).