Bomber maut Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

Robert Lewandowski pernah santer diberitakan bakal bergabung dengan Real Madrid saat dirinya masih memperkuat Borussia Dortmund beberapa tahun silam.

Penyerang haus gol ini bahkan disebut-sebut ingin bermain bersama megabintang Madrid saat itu, Cristiano Ronaldo. Lewandowksi didapatkan Bayern Munchen secara gratis dari Dortmund pada tahun 2014.

Ketajamannya di Dortmund berlanjut di Die Roten hingga saat ini, dan membuat dirinya menjadi salah satu striker papan atas di Eropa.

Namun, karier Lewandowski bisa saja jauh berbeda andai dia lebih memilih mengejar mimpinya bermain bersama Cristiano Ronaldo di Real Madrid. Kabar tentang hampirnya Lewandowski berseragam Madrid diungkapkan mantan penasihatnya, Cezary Kucharski.

Kucharski lah yang memberikan saran pada Lewandowski tentang langkah berikutnya dari striker asal Polandia itu. Menurut Kucharski, dalam suatu titik negosiasi, ada momen di mana Lewandowski tidak mau meneken kontrak dengan Bayern, tapi lebih menginginkan Real Madrid.

“Namun saya kembali meyakinkan Lewy bahwa dia harus menjadi striker utama di klub besar. Jika ia memilih Madrid, ia masih harus bersaing dengan Karim Benzema. Saya tidak akan membiarkan dia menjadi striker nomor dua,” ujar Kucharski dikutip dari Goal, Selasa (16/06/2020).

Untungnya, kata Kucharski, ada hal yang mampu meyakinkan Lewandowski. Saat itu Bayern Munchen menjanjikan kostum nomor 9 milik Mario Manduzkic, yang menandakan klub tersebut benar-benar berniat menjadikan Lewandowski jadi striker utama.

Di sisi lain, Lewandowski menuturkan bahwa memilih klub besar bukan yang terpenting. Bagi Lewy, di manapun bermain, yang terpenting dia bisa selalu bermain pada level tinggi.

Dan terbukti, selama di Munchen, Lewandowski telah mencetak 230 gol hanya dalam 275 penampilan. Di musim ini, ia mencetak 39 gol dalam 33 pertandingan di semua kompetisi.