Pembalap MotoGP asal Australia, Casey Stoner.

Eks pembalap Ducati, Casey Stoner, dikabarkan membuka diri untuk kembali ke ajang MotoGP.

Ia sempat membuat kontroversi, lantaran pensiun di umur yang masih cukup muda untuk ukuran seorang pembalap, yaitu 27 tahun. Bahkan, saat pensiun, Stoner tengah moncer-moncernya bersama Tim Repsol Honda.

Kini, pembalap asal Australia tersebut justru berujar soal keinginannya untukj kembali mentas di ajang MotoGP dalam sebuah wawancara bersama eks pembalap Suzuki, Chris Vermeulen.

Stoner menyatakan bahwa dirinya siap turun, baik sebagai teknisi atau sebagai pembalap penguji atau test rider.

Ia merasa masih ingin berkontribusi untuk ajang MotoGP, yang notabene membesarkan namanya tersebut, seperti dilansir dari GP One pada Senin (08/06/20).

“Saya masih berpikir bahwa bisa membantu banyak hal di ajang MotoGP,” ujar Stoner.

“Beberapa hal tentu bisa saya lakukan, memang tak bisa memperbaiki semuanya namun saya puny acara untuk menang..”

“Pada saat yang sama, saya mengalami masalah kesehatan dan tengah berjuang mengatasinya. Jadi mari kita lihat apa yang terjadi di masa depan, sejujurnya saya masih ingin ikut andil lebih banyak di perlombaan ini,” imbuh Stoner.

Munculnya pernyataan ini seolah menutup peluang jagoan sirkuit Philip Island ini untuk kembali turun sebagai pembalap utama.

Selain itu, Stoner juga angkat bicara soal kompatriotnya, Jack Miller, yang baru saja promosi dari tim Pramac Ducati ke tim pabrikan Ducati.

“Menurut saya, Jack Miller merupakan pembalap yang telah matang dalam beberapa tahun belakangan dan saya terkesan dengan caranya terus meningkatkan kualitas dalam diri,” ujar Stoner.

“Dia pantas meraih kesempatan ini dan bisa menjadi langkah besar dalam hidupnya,” imbuhnya.

Masuknya Jack Miller ke skuat pabrikan Italia ini seolah memberikan harapan bahwa ia bisa sesukses Stoner, yang menjadi satu-satunya pembalap MotoGP Ducati yang menyabet juara dunia pada 2007 lalu.