Striker asing Persib Bandung, Wander Luiz menjalani sesi latihan jelang Liga 1 2020 (sumber: twitter.com/@persib)

Persib Bandung enggan menanggapi masalah larangan bertanding di wilayah Bandung, jika Liga 1 2020 akan dilanjutkan kembali.

Liga 1 2020 rencananya bakal dilanjutkan kembali, walaupun angka kenaikan orang yang positif Covid-19 di tanah air masih tinggi.

Belum lama ini Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Broto, melarang pertandingan digelar di wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau zona merah Covid-19, apabila kompetisi dilanjutkan kembali.

Larangan tersebut, membuat beberapa klub yang markasnya masuk dalam wilayah PSBB dan masuk zona merah, tidak bisa menjadi tuan rumah sebuah pertandingan, salah satunya adalah Persib Bandung.

Menanggapi larangan tersebut, Persib Bandung enggan menanggapi kabar yang beredar tersebut.

Menurut Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, PSSI belum membuat keputusan terkait kelanjutan Liga 1 2020, hingga saat ini hanya masih sebatas rencana dan wacana saja.

“Kita jangan berandai-andailah, kan kita belum tahu kapan mainnya, September? Kan masih tiga bulan lagi,” ungkap Teddy dikutip dari Detiksport.

Sebagai informasi, Bandung masuk wilayah Jawa Barat, dan wilayah tersebut masih menerapkan PSBB hingga 26 Juni mendatang, dan itu pun masih ada kemungkinan perpanjangan PSBB.

Sedangkan jika dilihat per daerah, Kota Bandung masuk zona kuning, sedangkan Kabupaten Bandung masuk ke zona biru.

Dua wilaya di Bandung tersebut merupakan lokasi stadion yang biasanya digunakan Persib Bandung menjalani laga kandang menjamu tim daerah lainnya, yaitu Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan Stadion Jalak Harupat.

Saat ini Persib Bandung masih menunggu keputusan resmi dari PSSI terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 musim ini.