Pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Arsenal mengalami keterpurukan di dua laga lanjutan Liga Inggris 2019-2020 pada Juni ini.

Mulai dari menelan kekalahan dari tuan rumah Manchester City (18/06/20) dengan skor 0-3 dan kembali tersungkur saat melawan tuan rumah Brighton and Hove Albion (20/06/20) di laga tandang dengan skor 1-2.

Sehingga Pierre-Emerick Aubameyang dan kolega saat ini mengalami kekecewaan yang mendalam atas hasil pertandingan itu.

Dilansir dari Indosport.com, hal itu diungkapkan Mikel Arteta sebelum pertandingan pekan ke-31 melawan Southampton, Jumat (26/06/20) dini hari WIB.

Namun para pemain hanya sebatas kecewa saja dan tidak kehilangan percaya diri dalam menjalani delapan partai lanjutan yang masih tersisa.

“Ini bukan soal kepercayaan diri, itu tentang kecewa. Ketika Anda sadar itu kesalahanmu membuat tim kalah, saya rasa itu bakal lebih menyedihkan,” kata Mikel Arteta.

Di pertandingan melawan Manchester City, sosok yang paling disorot menjadi penyebab kekalahan yakni David Luiz.

Bek asal Brasil itu bahkan melakukan pelanggaran yang berbuah kartu merah dan sekaligus penalti bagi klub peraih peringkat kedua Liga Inggris itu.

Kemudian saat melawan Brighton and Hove Albion, lagi lagi pemain belakang Arsenal dan kiper pengganti yakni Damian Martinez kurang sigap dalam mengantisipasi peluang tuan rumah.

Padahal mereka sebelumnya sudah unggul 1-0 terlebih dulu tapi kedudukan bisa dibalikkan oleh tuan rumah.

”Para pemain  saat ini sedang berjuang agar bisa bermain lebih bagus lagi untuk bisa meraih kemenangan,” ungkap Mikel Arteta.

Dua kekalahan itu membuat Meriam London ada di posisi kesepuluh dengan koleksi 40 angka. Mimpi mereka meraih tiket Liga Champions cukup berat.

Sebab Chelsea yang ada di peringkat keempat, mengantongi 51 poin alias berjarak 11 angka dari Arsenal.

Beruntung saat melawan Southampton, Arsenal berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.

Meski hanya naik satu peringkat dengan menempati urutan kesembilan di klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 43 poin dari 31 laga, setidaknya rasa percaya diri dan motivasi para pemain Arsenal sedikit bertambah.