Pemain muda PSM Makassar, Asnawi Mangkualam.

Pemain muda Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, diberi satu pertanyaan soal manakah yang ia pilih, apakah PSM Makassar atau Tim Nasional Indonesia?

Pemain berusia 20 tahun itu menjawab pertanyaan dari warganet dalam question & answer (QnA) yang diunggah ke kanal YouTube pribadinya, Asnawi Mangkualam (official).

Menurut Asnawi, pertanyaan ini sangat sulit untuk dijawab, seperti dikuti oleh Indosport dari video tersebut.

Kendati demikian, pemain yang juga putra kandung dari legenda sekaligus asisten pelatih PSM Makassar, Bahar Muharram ini ternyata lebih mengutamakan panggilan dari Timnas, dibanding klub.

“Kalau disuruh memilih, saya akan bermain di Timnas, sebab tujuan saya bermain sepak bola itu untuk bermain di Timnas,” ujar Asnawi.

“Setiap pesepak bola profesional yang ada di Indonesia atau dunia bakal sangat bangga saat mendapatkan panggilan untuk membela negaranga,” imbuh pemain yang sempat menyabet gelar pemain muda terbaik Piala Indonesia 2018/2019 ini.

Namun demikian, Asnawi mengaku paham bahwa untuk bermain di Tim Nasional, mesti ada izin pula dari klub yang menaunginya, yakni PSM Makassar.

Hal itu menyebabkan dirinya tak bisa sesuka hati memenuhi panggilan Timnas Indonesia dan mesti ada komunikasi lebih dahulu dengan klub.

“Tetapi di lain hal juga, saya mempunyai komitmen dengan klub, sebab klub yang membayar atau menggaji kita di tingkat progefesional,” tutur Asnawi.

“Jadi kita tidak boleh semena-mena untuk langsung berangkat ke Timnas, jadi kita harus punya kewajiban untuk berkomunikasi dengan klub, apakah mendapatkan izin atau tidak,” imbuh pemain yang sempat membela Timnas U-19 dan U-22 ini.

Asnawi Mangkualam masih mendapat panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong untuk tingkat senior. Ia sempat berangkat ke Jakarta demi melakoni pemusatan latihan Garuda pada Februari 2020.